










Cari tahu langkah mitigasi perubahan iklim yang bisa diterapkan untuk mengurangi dampak global warming dan melindungi bumi bersama.
Keberlanjutan
7 menit membaca
0
Bagikan:
Isu perubahan iklim kini sudah bukan lagi sekadar peringatan, tapi kenyataan yang harus dihadapi sehari-hari. Suhu global yang terus meningkat, pola cuaca tidak menentu, dan bencana alam yang makin sering terjadi. Itulah mengapa, mitigasi perubahan iklim jadi bagian penting yang perlu dilakukan.
Pasalnya, kondisi ini dapat menimbulkan risiko serius, mulai dari terganggunya rantai pasok hingga meningkatnya biaya operasional. Di tengah tantangan tersebut, setiap individu tidak hanya dituntut untuk beradaptasi, tetapi juga mengambil langkah konkret.
Lantas, bagaimana langkah mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang dapat dilakukan? Dapatkan penjelasan selengkapnya dalam artikel di bawah ini!
BACA JUGA: Dampak Reduksi Emisi Karbon bagi Bisnis Jangka Panjang
Mitigasi perubahan iklim adalah upaya untuk mengurangi atau menekan emisi gas rumah kaca (GRK) yang menjadi penyebab pemanasan global. Tujuannya adalah untuk memperlambat atau bahkan menghentikan laju perubahan iklim yang ekstrem.
Upaya ini menjadi krusial untuk memastikan kenaikan suhu bumi tetap di bawah 2°C, atau idealnya tidak lebih dari 1,5°C di atas level pra-industri, sesuai target Paris Agreement 2015.
Jika mitigasi perubahan iklim adalah upaya menekan sumber masalah, maka adaptasi perubahan iklim lebih berfokus pada bagaimana individu, kota, dan bisnis bertahan serta menyesuaikan diri terhadap dampak yang sudah terjadi. Kedua pendekatan ini saling melengkapi dan perlu dijalankan secara bersamaan.
Perubahan iklim disebabkan oleh berbagai faktor, tetapi penyebab utamanya adalah peningkatan emisi gas rumah kaca ke atmosfer akibat aktivitas manusia, di antaranya:
Mitigasi perubahan iklim sangat penting karena dampaknya tidak hanya dirasakan oleh lingkungan, tetapi juga oleh kehidupan sosial dan ekonomi. Tanpa adanya mitigasi yang tepat, maka ada banyak peningkatan risiko, di antaranya:
Adanya perubahan iklim tentu saja membawa dampak yang sangat signifikan hingga bisa merusak berbagai aspek kehidupan manusia dan ekosistem di seluruh dunia. Beberapa dampak yang terjadi akibat perubahan iklim, antara lain:
BACA JUGA: PAMA Site KIDE Meluncurkan ProKlim Biu Berseri untuk Meningkatkan Ketahanan Lingkungan
Dari penjelasan di atas, bisa terlihat bahwa perubahan iklim kini menjadi tantangan serius dan membutuhkan tindakan nyata untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (mitigasi) dan mengadaptasi diri terhadap dampak yang sudah terjadi (adaptasi).
Berikut ini adalah berbagai upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang bisa dilakukan.
Mitigasi perlu dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dengan beralih ke energi terbarukan, melestarikan hutan, hingga mengurangi konsumsi bahan bakar fosil.
Beberapa upaya mitigasi perubahan iklim yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut.
Selain mitigasi, melibatkan langkah-langkah yang bisa diambil untuk mengurangi kerentanan terhadap dampak perubahan iklim yang sudah ada juga perlu dilakukan. Beberapa upaya adaptasi dampak perubahan iklim, antara lain:
Kamu mungkin bertanya-tanya tentang manfaat semua upaya ini. Padahal nyatanya ada banyak sekali manfaat yang bisa dirasakan, baik untuk perusahaan, masyarakat, maupun lingkungan, seperti:
Mitigasi perubahan iklim bisa dilakukan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti:
Langkah kecil yang kamu lakukan secara konsisten akan memberikan dampak positif yang besar bagi lingkungan dan bumi.
Sebagai grup usaha nasional yang menjunjung filosofi "Sejahtera bersama Bangsa", PT Astra International Tbk menempatkan mitigasi perubahan iklim sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi bisnis berkelanjutan.
Melalui Astra 2030 Sustainability Aspirations, Grup Astra menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca (Scope 1 dan 2) sebesar 30%, sejalan dengan target pemerintah mencapai Net Zero Emission pada 2060. PT Astra International Tbk bahkan telah menetapkan target jangka panjang Net Zero Scope 1 & 2 pada tahun 2050.
Sejumlah pencapaian nyata berhasil dicatat Grup Astra di antaranya sebagai berikut.
Komitmen ini menegaskan bahwa mitigasi perubahan iklim dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan bisnis yang memberdayakan masyarakat. Di mana hal ini sejalan dengan semangat keberlanjutan yang terus digaungkan PT Astra International Tbk di berbagai lini usahanya, termasuk sektor otomotif, pertambangan, dan agribisnis.
BACA JUGA: Suprabari Mapanindo Mineral Sosialisasikan Proklim di Desa Pendreh
Secara sederhana, mitigasi perubahan iklim adalah langkah krusial yang tidak bisa ditunda. Melalui kombinasi antara mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, PT Astra International Tbk telah menunjukkan kepemimpinan dalam mewujudkan bisnis yang berkelanjutan dan tanggung menghadapi tantangan iklim.
Kamu bisa mendapatkan informasi lebih banyak tentang bagaimana PT Astra International Tbk menjalankan komitmennya dalam mitigasi dan adaptasi ini melalui Astra Sustainability Report.
Kamu pun bisa ikut berperan. Dimulai dari langkah kecil, seperti menghemat energi, mengurangi plastik sekali pakai, dan mendukung produk dari perusahaan yang peduli pada iklim.