Astra
Green Office: Langkah Astra Strategis Kurangi Jejak Karbon di Kantorornament catur dharma

Menara Astra menghadirkan konsep green office sebagai solusi kantor berkelanjutan yang mendukung efisiensi, kenyamanan, dan lingkungan.

Green Office: Langkah Astra Strategis Kurangi Jejak Karbon di Kantor

Keberlanjutan

8 menit membaca

104

Bagikan:

 

Seiring dengan terus meningkatnya kesadaran akan perubahan iklim dan berkelanjutan, cara perusahaan mengelola operasionalnya juga ikut berubah. Kantor tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat bekerja, tetapi sebagai bagian dari ekosistem yang berdampak langsung pada lingkungan hingga keberlanjutan bisnis. Di sinilah konsep green office menjadi semakin relevan.

Banyak perusahaan global hingga nasional mulai beralih ke model kantor yang lebih ramah lingkungan. Tidak hanya untuk menekan konsumsi energi, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, produktif, dan bertanggung jawab secara sosial. Di Indonesia, tren ini juga mulai terlihat, salah satunya melalui implementasi green building office seperti Menara Astra.

BACA JUGA: Green Building: Strategi Astra Dorong Inovasi Hijau

Apa Itu Green Office?


Secara sederhana, green office adalah konsep pengelolaan kantor yang menerapkan prinsip ramah lingkungan melalui efisiensi energi, pengelolaan air dan limbah, penggunaan material berkelanjutan, serta penciptaan lingkungan kerja yang sehat bagi penggunanya.

Konsep ini bukan hanya merujuk soal gedung yang "hijau", tetapi juga bagaimana aktivitas sehari-hari di dalam kantor dilakukan dengan lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Umumnya, konsep ini mencakup:

  • Penggunaan energi secara efisien
  • Pengelolaan air yang bijak
  • Pengurangan emisi karbon
  • Pengelolaan sampah dan daur ulang
  • Kesehatan dan kenyamanan karyawan

Menariknya, green office ini sering kali juga menjadi bagian dari strategi Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, karena kantor merupakan pusat aktivitas utama bisnis.

Prinsip Utama Green Office


Agar konsep ini berjalan dengan efektif, green office biasanya menerapkan beberapa prinsip sebagai berikut.

1. Efisiensi Energi


Mengurangi konsumsi listrik dengan cara:

  • Menggunakan lampu LED hemat energi
  • Sistem pendingin udara yang efisien
  • Pemanfaatan cahaya alami

2. Pengelolaan Air


Mengoptimalkan penggunaan air dengan:

  • Perangkat sanitasi hemat air
  • Sistem daur ulang air
  • Monitoring konsumsi air

3. Pengelolaan Sampah


Mendorong setiap individu untuk melakukan:

  • Pemilahan sampah
  • Daur ulang sampah
  • Pengurangan penggunaan plastik sekali pakai

4. Lingkungan Kerja yang Sehat


Dari sisi lingkungan kerja, penerapan green office juga memperhatikan:

  • Kualitas udara dalam ruangan
  • Pencahayaan yang nyaman
  • Tata ruang yang mendukung produktivitas

Urgensi Penerapan Konsep Green Office pada Perusahaan


Green office
mempunyai peranan yang penting dalam menjaga keberlangsungan lingkungan. Dilihat dari sisi ekonomi, konsep ini sangat mendukung efisiensi dalam penggunaan anggaran perkantoran.

Pasalnya, penerapan konsep ini mampu mendorong penghematan energi listrik, sehingga dapat mengurangi tagihan listrik dan sejalan dengan pengurangan emisi karbon. Bukan cuma itu, penghematan pada green office juga bisa diterapkan pada penggunaan air hingga penggunaan kembali kertas berkas.

Sedangkan dari sisi lingkungan kerja, green office turut serta mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan karyawan. Sebagai karyawan, tentu saja mereka membutuhkan ruang kerja yang bersih dan tidak bising dengan sirkulasi udara yang baik dan sumber pencahayaan memadai.

Dengan begitu, selain dapat meningkatkan produktivitas karyawan, konsep ini juga mampu membawa perubahan perilaku yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Misalnya, karyawan akan terbiasa dalam penghematan air, penghematan listrik, dan penggunaan kertas bekas.

Oleh karena itu, dalam beberapa tahun terakhir, urgensi penerapan konsep green office di perusahaan besar semakin tinggi. Khususnya bagi perusahaan yang berfokus pada konsep berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Tantangan Penerapan Green Office


Penerapan green office tentu memiliki beberapa potensi tantangan, seperti:

1. Kesadaran dan Partisipasi Karyawan


Mengubah perilaku karyawan tentu membutuhkan waktu dan proses yang panjang. Inilah yang kemudian menjadi tantangan terbesar bagi perusahaan.

Pasalnya, terkadang ada karyawan yang sulit melakukan adaptasi sesuai dengan kebijakan yang telah direncanakan. Maka dari itu, dibutuhkan proses komunikasi yang intens disertai dengan pendekatan yang persuasif untuk mendorong kesadaran dan partisipasi karyawan.

2. Kebijakan yang Mendukung


Kebijakan yang sudah ditetapkan tentu akan menjadi acuan pelaksanaan green office pada perusahaan. Nantinya, kebijakan ini akan mendorong kepatuhan karyawan dalam menerapkan konsep tersebut yang sudah terintegrasi dengan pelaksanaan kerja setiap karyawan.

Dengan begitu, maka karyawan tidak akan merasa bahwa kebijakan tersebut adalah tugas tambahan dalam bekerja.

3. Anggaran yang Cukup


Perubahan infrastruktur yang dilakukan dalam penerapan green office tentu saja membutuhkan anggaran yang relatif besar. Apalagi jika bangunan perkantoran saat ini belum mendukung penerapan green office.

Selain itu, perusahaan juga membutuhkan anggaran untuk menyediakan atau mengganti peralatan kerja yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Hal ini membutuhkan rencana dan biaya investasi yang perlu diperhitungkan dengan matang.

4. Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi yang Berkelanjutan


Green office
adalah investasi perubahan jangka panjang, sehingga pelaksanaannya butuh waktu yang tidak sebentar. Oleh karena itu, agar dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, perusahaan harus melaksanakan monitoring dan evaluasi secara periodik.

Setelah itu, hasil catatan dari monitoring tersebut akan digunakan sebagai dasar perbaikan penerapan green office di masa mendatang.

Strategi Mewujudkan Green Office


Adapun beberapa strategi yang bisa dilakukan untuk mewujudkan konsep green office adalah sebagai berikut.

  • Pemilihan Material Ramah Lingkungan: Gunakan material bangunan yang dapat didaur ulang atau mempunyai sertifikasi hijau.
  • Optimalisasi Cahaya dan Udara Alami: Mulai dari desain jendela besar, ventilasi silang, hingga penempatan tanaman hijau di kantor.
  • Pengelolaan Limbah Kantor: Menerapkan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk mengurangi limbah kertas dan plastik.
  • Penggunaan Teknologi Hemat Energi: Memasang lampu LED, sensor gerak untuk lampu, hingga sistem pendingin hemat energi.

Manfaat Green Office bagi Perusahaan dan Karyawan


Penerapan green office bukan hanya soal kepedulian lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata. Beberapa manfaat tersebut adalah sebagai berikut.

  • Menurunkan biaya operasional jangka panjang
  • Meningkatkan produktivitas dan kenyamanan karyawan
  • Mengurangi jejak karbon perusahaan
  • Meningkatkan reputasi dan kepercayaan publik
  • Mendukung target keberlanjutan dan ESG

Menara Astra: Wujud Nyata Green Office dalam Strategi Keberlanjutan Astra


Sebagai perusahaan yang memiliki komitmen kuat terhadap keberlanjutan, Astra menjadikan aspek lingkungan sebagai salah satu pilar utama strateginya. Dalam hal ini, Astra menegaskan komitmennya dalam beberapa aspek berikut:

  • Efisiensi energi
  • Pengurangan emisi
  • Pengelolaan sumber daya secara bertanggung jawab
  • Penciptaan lingkungan kerja yang sehat dan aman

Adapun untuk melihat implementasi nyatanya, Menara Astra adalah salah satu contoh green building office modern di Indonesia. Menara Astra adalah bangunan hijau platinum yang mewakili pernyataan visi besar dan komitmen Astra dalam praktik keberlanjutan.

Bangunan perkantoran ini dirancang sebagai gedung yang mengedepankan penghematan energi, optimalisasi pencahayaan alami, hingga sistem bangunan yang mendukung keberlanjutan.

Bangunan setinggi 260 meter di atas lahan seluas 2.4 hektare ini mendukung praktik green office dengan menyediakan infrastruktur yang memungkinkan perusahaan dan karyawan untuk menerapkan kebiasaan kerja yang lebih ramah lingkungan.

Beberapa bagian gedung Menara Astra yang menjadi highlight, antara lain:

1. Catur Dharma Hall: Conference hall yang dapat menampung hingga 1.400 pengunjung. Ruangan multifungsi ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan penyelenggaraan acara maupun pertemuan lainnya.
2. Ruang Kantor Modern: Menara Astra juga menawarkan ruang kantor modern dengan desain yang bisa disesuaikan, sehingga cocok untuk berbagai kebutuhan bisnis, lengkap dengan layanan dan fasilitas eksklusif.
3. Galeri Astra: Galeri yang menampilkan teknologi interaktif yang memungkinkan kamu untuk mendapatkan wawasan tentang sejarah Astra.
4. Retail: Terintegrasi dengan Anandamaya Residences, Menara Astra dirancang untuk memanjakanmu dengan toko-toko mewah.

Green Building, Wujud Nyata dalam Praktik Keberlanjutan di Lingkup Bisnis


Sekarang kamu sudah tahu bahwa green office adalah konsep penting dalam dunia kerja modern yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada kesehatan karyawan dan keberlanjutan bisnis.

Dengan dukungan green building office seperti Menara Astra dan komitmen Astra melalui strategi keberlanjutannya, penerapan green office di Indonesia tampak semakin nyata.

Jika kamu tertarik ingin tahu lebih banyak tentang strategi keberlanjutan yang dilakukan Astra, dapatkan informasi selengkapnya melalui Astra Sustainability Report.

Artikel Lainnya :

Mengenal Perbedaan Sustainability, ESG, dan CSR Lengkap

Keberlanjutan

Mengenal Perbedaan Sustainability, ESG, dan CSR Lengkap

Oct 3, 2022 • 5 menit membaca

7 Prosedur Keselamatan Kerja, Langkah untuk Keamanan

Keberlanjutan

7 Prosedur Keselamatan Kerja, Langkah untuk Keamanan

Aug 17, 2025 • 6 menit membaca

Mulai Daur Ulang Sampah! Solusi Nyata Menuju Zero Waste

Keberlanjutan

Mulai Daur Ulang Sampah! Solusi Nyata Menuju Zero Waste

Aug 19, 2025 • 7 menit membaca