Astra
Pengembangan SDM: Fondasi Pertumbuhan Bisnis Keberlanjutanornament catur dharma

Pelajari strategi pengembangan SDM untuk meningkatkan produktivitas, kompetensi, dan daya saing bisnis secara berkelanjutan.

Pengembangan SDM: Fondasi Pertumbuhan Bisnis Keberlanjutan

Keberlanjutan

5 menit membaca

0

Bagikan:

Di tengah perubahan teknologi dan tuntutan kompetensi yang terus berkembang, perusahaan kini tidak lagi hanya mengandalkan sistem atau strategi bisnis saja. Sebab, pengembangan SDM juga memegang peranan krusial.

Oleh karena itu, penting bagi setiap perusahaan untuk fokus pada pengembangan sumber daya yang ada sebagai bagian dari strategi bisnis keberlanjutan.

Namun, sebenarnya apa itu pengembangan SDM dan mengapa konsep ini menjadi topik penting dalam manajemen modern?

BACA JUGA: Memahami Manajemen SDM Astra, Ini Strategi Pengelolaannya

Apa Itu Pengembangan SDM?


Pengembangan SDM adalah aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan keterampilan dan juga kemampuan sumber daya manusianya dalam jangka waktu tertentu.

Secara umum, tujuan adanya pengembangan ini adalah untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja organisasi secara keseluruhan. Selain itu, juga untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif dan membentuk sikap karyawan menjadi lebih baik.

Dalam praktiknya, dibutuhkan divisi khusus untuk mengatur kegiatan pengembangan sumber daya guna memastikan aktivitas pengembangan berjalan dengan lancar. Nantinya, divisi ini bertugas untuk menilai kebutuhan pelatihan, melatih kondisi SDM di perusahaan, dan juga merancang program pelatihan.

Alasan Mengapa Pengembangan SDM Penting


Di era kompetisi global, perusahaan dituntut untuk inovatif dan responsif. Tanpa sumber daya manusia yang kompeten, strategi bisnis terbaik pun sulit untuk dijalankan.

Beberapa alasan yang menjadikan pengembangan SDM penting diterapkan sebagai kunci keberhasilan bisnis, yaitu:

  • Meningkatkan Produktivitas: Karyawan yang terampil dan memahami pekerjaannya akan bekerja lebih efisien dan efektif.
  • Mengurangi Skill Gap: Perkembangan teknologi menciptakan kebutuhan kompetensi baru, di mana pengembangan SDM mampu menutup kesenjangan tersebut.
  • Meningkatkan Retensi Karyawan: Karyawan yang merasa berkembang cenderung lebih loyal dan termotivasi.
  • Mendukung Inovasi: Lingkungan yang mendorong pembelajaran akan lebih terbuka terhadap ide dan solusi baru.
  • Menjamin Keberlanjutan Perusahaan: Tanpa adanya regenerasi dan peningkatan kompetensi, maka perusahaan akan sulit bertahan dalam jangka panjang.

Fungsi Pengembangan SDM


Ada beberapa fungsi pengembangan SDM yang penting untuk dipahami oleh setiap perusahaan, antara lain sebagai berikut.

1. Pengembangan Perusahaan


Aktivitas pengembangan SDM dapat dilakukan untuk mengembangkan perusahaan dengan menerapkan ilmu perilaku. Fungsi ini akan menekankan pada perubahan perusahaan secara makro dan mikro.

2. Pelatihan


Pelatihan dilakukan untuk meningkatkan keterampilan, sikap, personal, dan juga pengetahuan karyawan. Umumnya, kegiatan ini dilakukan dalam bentuk seminar, lokakarya, maupun tugas tertentu yang bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan karyawan.

3. Pengembangan Karier


Selain keterampilan, pengembangan SDM juga turut serta dapat mengembangkan karier karyawan. Sebab, nantinya karyawan akan semakin terlatih dan bisa merencanakan karier yang lebih matang ke depannya.

4. Mempekerjakan Karyawan Berbakat


Dengan pengembangan SDM yang tepat, perusahaan bisa mengidentifikasi karyawan yang memiliki bakat tertentu. Dengan begitu, perusahaan bisa menugaskan mereka dengan pekerjaan yang tepat sekaligus mendapatkan output yang maksimal.

Adapun salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mendapat karyawan berbakat adalah dengan memberi berbagai macam peran kepada setiap karyawan. Kemudian perusahaan bisa mengevaluasi hasil dan proses yang dilalui.

5. Mengukur Manajemen Perusahaan


Pengembangan sumber daya manusia bisa mengukur manajemen perusahaan dan kinerja karyawan untuk melihat apakah ada masalah internal atau kinerja yang kurang efisien.

Selain itu, evaluasi kinerja karyawan juga dibutuhkan untuk menilai performa mereka. Apabila ada hambatan, maka manajer bisa memandu atau memberi solusi kepada karyawan tersebut agar masalah bisa segera teratasi.

6. Menentukan Kompensasi


Aktivitas pengembangan bisa menjadi salah satu pertimbangan bagi perusahaan dalam menentukan kompensasi. Hal ini karena kegiatan pengembangan juga akan melihat kinerja dan keterampilan karyawan.

Karyawan akan mendapat tunjangan yang sesuai dengan kualifikasi secara keseluruhan. Termasuk juga bagi karyawan yang sudah menyelesaikan masa kerja atau kontrak dan mendapat pesangon.

7. Meningkatkan Hubungan Pimpinan dan Karyawan


Pengembangan SDM dapat membangun jaringan komunikasi yang baik antara karyawan dengan atasan, sehingga hubungan profesional dapat semakin lebih baik. Karyawan pun bisa bekerja dengan baik dan atas mampu menaungi bawahannya dengan optimal.

Metode Pengembangan SDM yang Bisa Dilakukan Perusahaan


Setelah tahu definisi dan fungsinya, beberapa metode yang bisa dilakukan oleh perusahaan dalam pengembangan SDM adalah sebagai berikut.

1. Pelatihan atau Training


Pelatihan atau training adalah salah satu metode pengembangan SDM yang dilakukan untuk membuat pengembangan karyawan dalam perusahaan menjadi lebih terampil dalam bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Biasanya, pelatihan ini dilakukan secara internal maupun eksternal. Jadi, mentor atau pelatih bisa berasal dari perusahaan itu sendiri atau perusahaan lain yang bekerja sama dengan perusahaan pelaksana pelatihan.

2. Pendidikan


Metode pendidikan dilakukan dengan cara perusahaan memberi fasilitas pendidikan formal kepada karyawannya. Jadi, perusahaan memberi kesempatan bagi karyawan untuk melanjutkan jenjang pendidikannya. Tujuan dari metode ini adalah untuk memenuhi kualifikasi pendidikan yang perusahaan butuhkan.

3. Magang


Metode pengembangan SDM lainnya adalah magang. Umumnya, kegiatan magang dilakukan untuk mempersiapkan karyawan baru agar siap dengan tugas dan tanggung jawab pekerjaannya dengan maksimal.

4. Rotasi Kerja


Pengembangan SDM di sebuah perusahaan juga dapat dilakukan melalui rotasi kerja. Sering kali metode ini diterapkan pada karyawan dengan kinerja kurang maksimal.

Jadi, perusahaan akan melakukan evaluasi terhadap kinerja karyawan tersebut terlebih dulu. Misalnya, penyebab kinerja yang kurang maksimal berasal dari ketidakcocokan dengan tim, lelah, dan lain sebagainya.

5. Penghargaan


Perusahaan bisa memberi penghargaan berupa bonus, kenaikan gaji, atau hadiah lain sebagai bentuk apresiasi pencapaian karyawan. Selain sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diraih, upaya ini juga diharapkan dapat memotivasi karyawan lainnya untuk bisa bekerja lebih baik.

BACA JUGA: Leadership Development Program: Kunci Cetak Pemimpin Unggul

Pengembangan SDM, Investasi Perusahaan untuk Tingkatkan Kualitas dan Loyalitas Karyawan


Pengembangan SDM tidak hanya fokus untuk meningkatkan keterampilan teknis. Sebab, konsep ini juga menjadi strategi menyeluruh yang memastikan perusahaan tetap relevan, kompetitif, dan berkelanjutan.

Oleh karena itu, pemahaman terhadap pengembangan SDM adalah proses jangka panjang untuk melihat pentingnya investasi pada manusia. Sebagai perusahaan besar di berbagai lini industri, Astra juga turut berkomitmen terhadap pengembangan kompetensi yang tercermin dalam Astra Sustainability Report.

Di dalamnya, kamu bisa melihat bagaimana Astra menjadikan setiap individu di perusahaan sebagai fondasi pertumbuhan yang bertanggung jawab. Dengan begitu, implementasi konsep keberlanjutan yang senantiasa diinisiasi oleh Astra pun dapat lebih optimal.