










Temukan manfaat Program Kampung Iklim bagi lingkungan dan bagaimana inisiatif lokal ini membantu menjaga alam tetap lestari.
Keberlanjutan
5 menit membaca
0
Bagikan:
Perubahan cuaca ekstrem menuntut aksi nyata dari seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kelestarian alam. Salah satu langkah strategis yang tengah digalakkan pemerintah adalah Program Kampung Iklim.
Melalui program ini, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dengan melakukan aksi adaptasi dan mitigasi secara kolektif.
Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan inisiatif ini, dan seperti apa langkah nyata yang dilakukan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
BACA JUGA: Program Pelestarian Lingkungan Astra, Aksi untuk Masa Depan Bumi
Program Kampung Iklim (ProKlim) adalah inisiatif nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Republik Indonesia, yang dirancang untuk mendorong kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta dalam mengatasi perubahan iklim.
Melalui sinergi ini, kebijakan pusat dapat diterapkan secara efektif di tingkat desa, kelurahan, atau lingkungan RW/RT, sehingga memperkuat ketahanan wilayah sekaligus menekan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).
Hal ini menjadi sangat penting karena Pemerintah Indonesia menargetkan pengurangan emisi GRK sebesar 29% pada tahun 2030 secara mandiri, dan 41% melalui dukungan kerja sama internasional.
Untuk mencapai target tersebut, ProKlim memfokuskan upayanya pada dua aspek utama, yaitu:
Pelaksanaan Program Kampung Iklim memiliki sejumlah tujuan strategis untuk mengintegrasikan aksi lokal dengan target nasional. Jika diuraikan, tujuan-tujuan tersebut adalah sebagai berikut:
Program Kampung Iklim mencakup dua kategori utama kegiatan yang saling terintegrasi, yaitu adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Fokus utama aksi ini adalah membangun ketangguhan masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang sudah terjadi. Beberapa contoh implementasi nyata di lapangan meliputi:
Aksi ini dilakukan untuk menekan dan mencegah lonjakan emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Beberapa inisiatif yang diterapkan dalam Program Kampung Iklim meliputi:
Hingga 2024, Astra telah membina 119 Desa Sejahtera Astra (DSA) baru, sehingga total wilayah binaan mencapai 1.515 di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 145 wilayah resmi menjadi Kampung Iklim.
Selain ProKlim, Astra turut menjalankan berbagai upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, antara lain:
Selaras dengan Astra 2030 Sustainability Aspirations, Grup Astra menetapkan target ambisius untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Scope 1 dan 2 sebesar 30%. Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2060.
Pada tahun 2024, Astra berhasil mencatatkan penurunan emisi sebesar 17,41%. Pencapaian ini diraih melalui beberapa strategi utama:
Astra juga mengimplementasikan teknologi canggih untuk meminimalkan dampak lingkungan. Salah satu contoh nyata dilakukan oleh PT Astra Agro Lestari Tbk melalui pembangunan unit Biogas Plant berbasis teknologi methane capture.
Teknologi ini bekerja dengan menutup kolam limbah cair sawit (POME) untuk mencegah pelepasan gas metana ke atmosfer. Gas yang ditangkap kemudian dialihkan menjadi bahan bakar alternatif untuk proses produksi, sementara sisa cairannya diolah menjadi pupuk organik.
Inovasi ini telah berhasil mengurangi emisi sebesar 42.694 ton CO2-eq. Selain itu, penggunaan peralatan listrik seperti Hybrid Towerlamp dan bus listrik (EV Bus) mulai masif digunakan untuk menggantikan alat konvensional.
Untuk menjaga keberlangsungan bisnis di tengah tantangan lingkungan, Astra secara berkala memantau risiko iklim yang didokumentasikan dalam Astra’s Climate Change Risk Register. Terdapat empat area utama dalam pengelolaan risiko ini:
BACA JUGA: Environmental Sustainability: Pilar Program Keberlanjutan Astra
Uraian di atas menunjukkan bahwa Program Kampung Iklim bukan sekadar gerakan hijau biasa, melainkan strategi jangka panjang yang membutuhkan komitmen lintas sektor.
Keberhasilan dalam menekan emisi dan membangun ketangguhan wilayah sangat bergantung pada kontribusi berkelanjutan dari semua pihak, termasuk peran aktif sektor swasta.
Astra mengambil peran strategis ini dengan mengintegrasikan ProKlim ke dalam kegiatan perusahaan, sekaligus mendukung upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara nyata.
Bagi kamu yang ingin mengetahui lebih dalam tentang capaian emisi dan rincian program lingkungan lainnya, semua informasi tersebut disajikan secara transparan melalui Astra Sustainability Report.