










PHEV adalah teknologi plug-in hybrid yang memberi fleksibilitas berkendara listrik sekaligus jangkauan jarak jauh tanpa batas. Simak ulasannya di sini.
Lainnya
7 menit membaca
0
Bagikan:
Perkembangan industri otomotif global kini semakin mengarah pada kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya mengurangi emisi karbon, berbagai teknologi elektrifikasi kendaraan terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat. Salah satu teknologi yang semakin populer adalah Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Mobil berteknologi PHEV bisa jadi pilihan terbaik untuk kamu yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Hal ini karena dengan kemampuan menggunakan tenaga listrik sekaligus mesin bensin, PHEV menjadi salah satu solusi transisi menuju ekosistem transportasi rendah emisi.
BACA JUGA: Jenis Mobil Toyota: Ragam Pilihan untuk Berbagai Kebutuhan
PHEV adalah singkatan dari Plug-in Hybrid Electric Vehicle, yaitu kendaraan hybrid yang menggunakan kombinasi motor listrik dan mesin pembakaran internal serta memiliki baterai yang dapat diisi ulang melalui sumber listrik eksternal (plug-in).
Berbeda dengan mobil hybrid biasa yang hanya mengisi baterainya melalui pengereman regeneratif atau bantuan mesin bensin, PHEV memungkinkan baterai diisi langsung menggunakan charger. Kapasitas baterainya juga lebih besar sehingga kendaraan dapat melaju menggunakan tenaga listrik murni dalam jarak tertentu sebelum mesin bensin mulai bekerja.
Teknologi ini menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan menuju kendaraan listrik sepenuhnya karena memberikan pengalaman berkendara listrik tanpa menghilangkan fleksibilitas kendaraan konvensional.
Secara umum, sistem kerja PHEV terdiri dari beberapa kondisi antara lain sebagai berikut.
Saat baterai masih memiliki daya yang cukup, kendaraan menggunakan motor listrik sepenuhnya tanpa mengaktifkan mesin bensin. Beberapa keunggulan mode EV, antara lain:
Ketika kapasitas baterai mulai menurun atau kendaraan membutuhkan tenaga lebih besar, sistem akan mengombinasikan motor listrik dan mesin bensin. Kombinasi ini membantu menghasilkan performa optimal sekaligus menjaga efisiensi konsumsi energi.
Jika daya baterai habis atau kendaraan digunakan untuk perjalanan jauh, mesin bensin akan menjadi sumber tenaga utama seperti mobil konvensional. Pengemudi tetap dapat melanjutkan perjalanan tanpa harus menunggu pengisian daya baterai.
Saat kendaraan melakukan pengereman atau deselerasi, energi kinetik diubah kembali menjadi energi listrik untuk mengisi baterai.
Pada dasarnya, mobil PHEV memang menawarkan banyak keunggulan yang menguntungkan penggunanya. Berikut ini adalah beberapa keunggulan tersebut.
Hemat bahan bakar adalah salah satu keunggulan utama PHEV yang membuatnya punya banyak peminat. PHEV dapat melaju menggunakan tenaga listrik untuk jarak pendek, sehingga mesin bensin tidak selalu menyala.
Hal inilah yang dapat membantu mengurangi jumlah bahan bakar yang digunakan, khususnya bagi pengguna dengan mobilitas jarak dekat. Berkat kombinasi antara motor listrik dan mesin bensin, PHEV memungkinkan pengendara untuk memaksimalkan penggunaan energi listrik dan bensin saat dibutuhkan.
Alhasil, efisiensi bahan bakar menjadi lebih baik dan kamu dapat menghemat pengeluaran untuk biaya operasional.
Keunggulan selanjutnya adalah mobil PHEV menghasilkan emisi lebih rendah. Pasalnya, PHEV lebih banyak menggunakan tenaga listrik, sehingga menghasilkan emisi gas buang yang lebih minim dibanding mobil konvensional.
Pada saat melaju dalam mode listrik, mobil PHEV tidak mengeluarkan emisi sama sekali. Tak hanya menghasilkan emisi lebih rendah, penggunaan PHEV dalam mobilisasi sehari-hari juga turut membantu mengurangi polusi udara dan mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Mobil PHEV dirancang untuk menggabungkan performa mobil listrik dan mobil konvensional berbahan bakar bensin. Ketika daya dari baterai habis, mesin bensin akan otomatis aktif untuk memastikan mobil tetap bisa melaju tanpa hambatan.
Cara kerja PHEV inilah yang membuatnya jadi lebih fleksibel dan andal untuk perjalanan jarak jauh, khususnya di daerah yang belum memiliki infrastruktur charging memadai. Tidak hanya itu, motor listrik pada PHEV juga memberi torsi instan yang membuat akselerasi mobil jadi lebih responsif dan nyaman saat berkendara.
Mobil PHEV juga memiliki biaya operasional yang lebih rendah jika dibandingkan dengan mobil berbahan bakar bensin murni. Penggunaan listrik untuk perjalanan sehari-hari umumnya lebih murah dibanding bahan bakar bensin, sehingga dapat menghemat pengeluaran bulanan.
Menariknya lagi, motor listrik juga memiliki lebih sedikit komponen bergerak daripada mesin pembakaran internal. Hal inilah yang membuat kebutuhan perawatan, seperti penggantian oli atau filter, menjadi lebih jarang.
Kalau kamu mencari kendaraan yang nyaman dan minim suara mesin, mobil PHEV bisa jadi pilihan yang tepat. Saat berkendara di mode EV, mobil akan menghasilkan suara mesin yang lebih halus dan senyap.
Hal inilah yang menciptakan pengalaman berkendara yang nyaman, terutama di area padat pemukiman atau di jalan perumahan saat malam hari. Selain itu, getaran yang dihasilkan juga lebih minim, sehingga mampu memberikan kenyaman ekstra bagi penumpang.
Sistem DC Fast Charging pada mobil PHEV memungkinkan pengisian daya lebih cepat di berbagai lokasi strategis. Sedangkan kemampuan charging di rumah melalui wall charger memberikan kemudahan pengisian semalam untuk kebutuhan harian.
Kemudahan teknologi charging ini semakin diperkuat dengan infrastruktur charging yang terus berkembang untuk mendukung adopsi teknologi PHEV di Indonesia.
BACA JUGA: Perkuat Komitmen Elektrifikasi, Toyota Resmi Mulai Penjualan New Veloz Hybrid EV di IIMS 2026
Sebenarnya, PHEV cocok bagi pengguna yang memiliki mobilitas harian di dalam kota tetapi tetap membutuhkan kendaraan untuk perjalanan jarak jauh. Namun, secara spesifik, teknologi ini ideal untuk:
Dengan pola penggunaan tersebut, manfaat efisiensi dari PHEV dapat dirasakan secara maksimal.
Transformasi industri otomotif saat ini tidak hanya berfokus pada pengembangan kendaraan listrik murni, tetapi juga menghadirkan berbagai pilihan teknologi sesuai kebutuhan masyarakat dan kesiapan infrastruktur.
Dalam konteks tersebut, PHEV adalah salah satu inovasi penting karena mampu menjembatani penggunaan kendaraan berbahan bakar konvensional menuju kendaraan listrik. Kehadiran PHEV memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang belum memiliki akses pengisian daya secara penuh, tetapi ingin mulai menikmati manfaat kendaraan elektrifikasi.
Selain itu, teknologi ini juga mendorong produsen otomotif untuk terus mengembangkan inovasi pada sistem baterai, efisiensi energi, serta pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan berkelanjutan.
Sebagai salah satu pelaku utama industri otomotif nasional, PT Astra International Tbk terus mendukung perkembangan teknologi kendaraan yang lebih ramah lingkungan melalui berbagai merek otomotif yang berada dalam ekosistem bisnisnya.
Salah satunya adalah PT Toyota Astra Motor (TAM) yang menghadirkan berbagai inovasi kendaraan elektrifikasi sebagai bagian dari strategi multi-pathway. Pendekatan ini memberikan beragam pilihan teknologi kendaraan, mulai dari hybrid, PHEV, hingga Battery Electric Vehicle (BEV), sehingga masyarakat dapat memilih solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan dan kesiapan infrastruktur.
PT Toyota Astra Motor menawarkan PHEV kepada konsumen Indonesia melalui teknologi Plug-in Hybrid EV Toyota yang menggabungkan keunggulan sistem hybrid yang sudah teruji dengan kemampuan pengisian daya eksternal.
Teknologi ini memungkinkan pengemudi untuk berkendara sepenuhnya menggunakan tenaga listrik saat kondisi baterai mencukupi, dan secara otomatis beralih ke mode hybrid saat diperlukan untuk memberikan kebebasan dan fleksibilitas berkendara tanpa kompromi.
Melalui inovasi tersebut, PT Astra International Tbk bersama Toyota berkomitmen mendukung transformasi industri otomotif Indonesia menuju mobilitas yang lebih efisien, rendah emisi, dan berkelanjutan.
BACA JUGA: Mobil Hybrid Toyota: Efisiensi Bahan Bakar dan Emisi Rendah
Dari penjelasan di atas, bisa dipahami bahwa PHEV adalah salah satu teknologi kendaraan elektrifikasi yang menggabungkan keunggulan motor listrik dan mesin bensin dalam satu sistem. Dibandingkan mobil hybrid biasa, PHEV memiliki baterai yang lebih besar serta dapat diisi ulang melalui sumber listrik eksternal sehingga mampu berkendara menggunakan tenaga listrik dalam jarak tertentu.
Jadi, tidak heran apabila PHEV menjadi salah satu solusi penting dalam mendukung transformasi industri otomotif menuju masa depan mobilitas yang lebih berkelanjutan.
Sebagai bagian dari PT Astra International Tbk, PT Toyota Astra Motor (TAM) menghadirkan beragam pilihan teknologi kendaraan, termasuk hybrid, PHEV, dan kendaraan listrik untuk mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.
Ingin tahu lebih dalam tentang komitmen dan inovasi Toyota Astra Motor? Temukan informasi selengkapnya di sini.