Astra
Desa Sejahtera Astra Bajawa Ekspor 15 Ton Kopi ke Thailandornament catur dharma

Desa Sejahtera Astra Bajawa sukses mengekspor 15 ton kopi ke Thailand, bukti UMKM kopi lokal mampu bersaing di pasar global.

Desa Sejahtera Astra Bajawa Ekspor 15 Ton Kopi ke Thailand

Kampung Berseri Astra dan Desa Sejahtera Astra

5 menit membaca

195

Bagikan:

Keberhasilan desa-desa di Indonesia menembus pasar internasional bukan lagi sekadar wacana. Salah satu buktinya datang dari Nusa Tenggara Timur. Desa Sejahtera Astra Bajawa berhasil melakukan ekspor kopi sebanyak 15 ton kopi green bean ke Thailand.

Ini adalah sebuah pencapaian yang menunjukkan bahwa produk unggulan desa mampu bersaing di pasar global jika didukung dengan ekosistem yang tepat. Selain bicara soal angka, ekspor ini juga tentang pemberdayaan petani, penguatan ekonomi lokal, dan keberlanjutan desa.

Apa Itu Desa Sejahtera Astra Bajawa?


Desa Sejahtera Astra Bajawa adalah bagian dari program Desa Sejahtera Astra, sebuah inisiatif pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan.

Tujuan utama adanya program ini adalah untuk mendorong kemandirian ekonomi desa melalui penguatan UMKM, pertanian, perkebunan, hingga akses pasar nasional dan internasional.

Di Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, potensi tersebut diwujudkan melalui komoditas unggulan berupa kopi Arabika Bajawa yang dikenal mempunyai karakter rasa khas dan kualitas premium.

Ekspor 15 Ton Kopi Bajawa ke Thailand


Puncak dari proses pendampingan dan pengembangan tersebut ditandai dengan keberhasilan Desa Sejahtera Astra Bajawa mengekspor 15 ton kopi ke Thailand. Kopi yang diekspor berupa green bean ini memiliki total nilai transaksi lebih dari Rp1,65 miliar.

Ekspor ini menjadi langkah strategis karena Thailand adalah salah satu pasar kopi yang terus berkembang di kawasan Asia Tenggara. Bagi petani kopi Bajawa sendiri, keberhasilan ini turut serta membuka peluang baru untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai jual produk mereka secara berkelanjutan.

Pelepasan ekspor ini diresmikan oleh Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Desa dan Daerah Tertinggal, Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal RI Yusra, didampingi oleh Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, serta Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Agromaritim IPB University, Ernan Rustiadi, serta Head of Environment and Social Responsibility Astra, Diah Suran Febrianti.

Turut hadir pula perwakilan Pemerintah Kecamatan Bajawa dan Pemerintah Desa Mukuvoka, tokoh Kampung Adat Ekoheto.

“Sebagai bagian dari semangat Astra untuk sejahtera bersama bangsa, kegiatan ini mencerminkan komitmen kami dalam mendampingi masyarakat desa agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Sinergi antara masyarakat, perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha menjadi kunci dalam menghadirkan produk bernilai tambah dari desa," ujar Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto.

"Melalui inisiatif ekspor komoditas kopi ini, kami berharap dapat membuka akses pasar yang lebih luas dan memperkuat rantai nilai pertanian dari hulu ke hilir,” sambungnya.

Dampak Nyata bagi Petani dan Masyarakat Desa


Keberhasilan ekspor kopi ini membawa dampak signifikan bagi kehidupan masyarakat setempat. Program Desa Sejahtera Astra Bajawa tidak hanya fokus pada hasil akhir berupa ekspor, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup petani dan warga desa.

Beberapa dampak positif yang dirasakan antara lain sebagai berikut.

  • 204 warga desa terlibat aktif dalam rantai produksi kopi
  • Pendapatan petani kopi meningkat hingga 72%
  • 54 tenaga kerja baru tercipta di sektor kopi
  • 100% hasil panen kopi terserap pasar

Dengan kata lain, bisa terlihat bahwa keberhasilan ekspor ini benar-benar menghadirkan perubahan nyata. Bukan hanya bagi satu kelompok, tetapi bagi ekosistem desa secara keseluruhan.

Kolaborasi Astra, IPB University, dan Pemerintah Daerah


Program Desa Sejahtera Astra Bajawa merupakan hasil kolaborasi Astra dan IPB University sejak tahun 2024 untuk mengembangkan ekosistem bisnis kopi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah timur Indonesia.

Melalui program ini, Astra berupaya memperkuat kapasitas petani, mendorong regenerasi pelaku usaha tani, serta memperluas akses pasar bagi komoditas unggulan lokal.

IPB University berkontribusi melalui pendampingan teknis, pelatihan budidaya kopi berkelanjutan, dan penerapan standar Good Agricultural Handling Practices (GAHP) agar kualitas kopi memenuhi standar ekspor. Pemerintah daerah juga turut mendukung melalui regulasi dan penguatan ekosistem desa.

Adanya kolaborasi ini berhasil membuktikan bahwa sinergi antara dunia usaha, akademisi, dan pemerintah mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi desa.

Regenerasi Petani Kopi untuk Keberlanjutan Desa


Salah satu tantangan besar sektor pertanian adalah regenerasi petani. Menariknya, Desa Sejahtera Astra Bajawa juga berhasil mendorong keterlibatan generasi muda dalam industri kopi.

Kehadiran Bernard Suryanto Langoday dan Philipus Donnie Kabe menjadi contoh bahwa sektor pertanian, khususnya kopi, masih sangat relevan dan menjanjikan bagi generasi muda.

Infrastruktur dan Standar Produksi Kopi Bajawa


Untuk memastikan kualitas kopi tetap terjaga, Desa Sejahtera Astra Bajawa juga dilengkapi dengan infrastruktur pendukung. Salah satunya adalah rumah pengering kopi (greenhouse) yang membantu menjaga kualitas biji kopi saat proses pascapanen.

Fasilitas ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem bisnis kopi berkelanjutan, sekaligus mendorong masyarakat desa untuk mengembangkan inovasi produk turunan kopi.

Program Desa Sejahtera Astra dalam Skala Nasional


Sejak diluncurkan pada tahun 2018, program Desa Sejahtera Astra telah menjangkau 1.280 desa di 35 provinsi di Indonesia, dengan 468 desa berhasil melakukan ekspor dan total valuasi ekspor mencapai Rp349 miliar (2020–2024).

Selain program Desa Sejahtera Astra, Astra juga telah membina lebih dari 19.000 UMKM melalui Yayasan Astra dan Grup Bisnis Astra.

Semangat Astra untuk memperkuat kolaborasi multipihak dalam memperluas akses pasar bagi produk unggulan desa dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan cita-cita Sejahtera Bersama Bangsa serta komitmen mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

Desa Sejahtera Astra Bajawa Beri Dampak Global bagi Kesejahteraan Petani Kopi Lokal


Keberhasilan Desa Sejahtera Astra Bajawa mengekspor kopi ke Thailand membuktikan bahwa desa di Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global.

Dengan pendampingan yang tepat, kolaborasi beberapa pihak, dan fokus pada keberlanjutan, desa bukan hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga sebagai subjek utama pertumbuhan ekonomi.

Kamu bisa dapatkan informasi lain mengenai program Desa Sejahtera Astra melalui Astra Sustainability Report.

Artikel Lainnya :

Dukung Kemandirian Masyarakat, ASTRA Infra Meresmikan KBA Serdang Kulon

Kampung Berseri Astra dan Desa Sejahtera Astra

Dukung Kemandirian Masyarakat, ASTRA Infra Meresmikan KBA Serdang Kulon

Jan 30, 2023 • 2 menit membaca