Astra
Desa Sejahtera Astra Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Gugus Desa Pertanian dan Perikanancatur-dharma

Desa Sejahtera Astra Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Gugus Desa Pertanian dan Perikanan

4 menit membaca

0

Bagikan:

Desa Sejahtera Astra Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Gugus Desa Pertanian dan Perikanan

JAKARTA: Astra melalui program pengembangan desa berkelanjutan pada hari ini (15/6) meluncurkan pembentukan Gugus (Cluster) Desa Pertanian dan Perikanan sebagai salah satu strategi pengembangan produk unggulan Desa Sejahtera Astra (DSA), sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya dan mempererat sinergi antarDSA.

Peluncuran yang dilakukan secara virtual dihadiri oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo, Plt. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan & Perikanan RI Muhammad Zaini Hanafi, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria, Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah serta Ketua UKM Center Universitas Indonesia (UI) Zakir Machmud.

“Kita benahi pertanian bangsa melalui kerja keras, dan konsep yang tepat. Persoalan pertanian yang ada adalah setiap wilayah berbeda perlakuannya, oleh karena itu mengelompokkan menjadi cara yang tepat. Saya berterima kasih kepada Astra bersama rekan-rekannya telah mencontohkan hal ini,” sambut Syahrul Yasin Limpo dalam acara peluncuran secara virtual.

“Pembinaan gugus desa pertanian, peternakan & olahan, serta kelautan & perikanan tangkap di DSA bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produk, global value chain antarDSA gugus pertanian dan DSA gugus perikanan, serta membuat masyarakat desa menjadi lebih mandiri,” ujar Riza Deliansyah.

Hingga saat ini Astra telah mengembangkan 755 DSA yang tersebar di 34 provinsi. Sebanyak 400 DSA yang merupakan gugus desa pertanian, telah menghasilkan berbagai produk seperti padi, sorgum, jagung, hortikultura dan berbagai produk lainnya dengan jumlah masyarakat terpapar sebesar 41.318 orang, peningkatan pendapatan sebesar 31,2%, dan membuka lapangan kerja baru bagi 4.008 orang serta 81.6% produk terserap pasar. Hingga saat ini, DSA pertanian berhasil melakukan ekspor ke Asia Tenggara, India, Pakistan, Uni Emirat Arab, Qatar, Yordania, Belanda dan Amerika Serikat.

DSA gugus pertanian didukung oleh universitas IPB sebagai fasilitator yang membantu dalam melakukan pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Sebanyak 200 DSA gugus perikanan yang telah dikembangkan Astra menghasilkan produk unggulan hasil perikanan laut serta produk turunannya dengan jumlah masyarakat terpapar sebesar 28.117 orang, peningkatan pendapatan sebesar 34,07% dan membuka lapangan kerja baru bagi 1.076 orang serta 87,4% produk terserap pasar.

Dalam mengembangkan DSA gugus perikanan, Astra didukung oleh UKM Center UI, selaku fasilitator yang bertanggung jawab untuk melakukan pendampingan, scaling up produk serta pengembangan kemandirian kelompok nelayan binaan, guna terciptanya link and match antara pembeli dan kelompok binaan.

Di sisi lain, proses penandatanganan antara Astra bersama Lion Parcel juga dilakukan sebagai dukungan terhadap proses distribusi produk lokal di Indonesia.


Pengembangan DSA pada gugus pertanian dan perikanan, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) dan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa.


Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:

Boy Kelana Soebroto
Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk
Telp. 021-508-43-888

Tentang Astra:
PT Astra International Tbk didirikan di Jakarta pada tahun 1957 sebagai sebuah perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Inc. Pada tahun 1990, dilakukan perubahan nama menjadi PT Astra International Tbk, dalam rangka penawaran umum perdana saham Perseroan kepada masyarakat, yang dilanjutkan dengan pencatatan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan ticker ASII.

Astra telah mengembangkan bisnisnya dengan menerapkan model bisnis yang berbasis sinergi dan terdiversifikasi pada tujuh segmen usaha, terdiri dari: 1) Otomotif, 2) Jasa Keuangan, 3) Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi & Energi, 4) Agribisnis, 5) Infrastruktur dan Logistik, 6) Teknologi Informasi, dan 7) Properti.

Kegiatan operasional bisnis yang tersebar di seluruh Indonesia dikelola melalui 238 anak perusahaan, ventura bersama serta entitas asosiasi, didukung oleh 188.031 karyawan, berdasarkan data Maret 2021.

Sebagai salah satu grup usaha terbesar nasional saat ini, Astra telah membangun reputasi yang kuat melalui penawaran rangkaian produk dan layanan berkualitas, dengan memerhatikan pelaksanaan tata kelola perusahaan dan tata kelola lingkungan yang baik. Astra senantiasa beraspirasi untuk menjadi perusahaan kebanggaan bangsa yang berperan serta dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu, kegiatan bisnis Astra berupaya menerapkan perpaduan yang berimbang dalam aspek komersial bisnis dan sumbangsih non-bisnis melalui 9 yayasan yang dibinanya, juga melalui beragam program tanggung jawab sosial berkelanjutan Astra Untuk Indonesia Sehat, Astra Untuk Indonesia Cerdas, Astra Untuk Indonesia Hijau, dan Astra Untuk Indonesia Kreatif.

Astra menginisiasi program Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards yang tahun ini memasuki tahun kesebelas dan telah mengapresiasi 397 anak muda, yang terdiri dari 70 penerima tingkat nasional dan 327 penerima tingkat provinsi di lima bidang, yakni Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan

Teknologi. Beberapa penerima apresiasi tersebut telah dikolaborasikan oleh Astra dengan 116 Kampung Berseri Astra dan 755 Desa Sejahtera Astra di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.astra.co.id & www.satu-indonesia.com, serta ikuti kegiatan Astra melalui Instagram (@satu_indonesia), YouTube (SATU Indonesia), Facebook (Semangat Astra Terpadu), dan Twitter (@satu_indonesia).

Berita Lainnya: