Astra
9 Komunitas Lingkungan Meriahkan Astra Green Lifestylecatur-dharma

9 Komunitas Lingkungan Meriahkan Astra Green Lifestyle

5 menit membaca

0

Bagikan:

9 Komunitas Lingkungan Meriahkan Astra Green Lifestyle

JAKARTA: Sebanyak sembilan komunitas berbasis ramah lingkungan turut menyemarakkan pelaksanaan Astra Green Lifestyle (AGL) pada hari Minggu (7/6) di Ocean Ecopark Ancol. AGL merupakan salah satu bagian dari program tanggung jawab Grup PT Astra International Tbk untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup serta mendukung kampanye ramah lingkungan ke masyarakat luas.

Program ini diadakan sejalan dengan Hari Lingkungan Hidup pada tanggal 5 Juni 2015. Ocean Ecopark dipilih sebagai lokasi gerakan ramah lingkungan ini, karena area tersebut menawarkan nilai-nilai edukasi (edutainment) dan petualangan (adventure) dengan pendekatan gaya hidup ramah lingkungan.

Ecopark terbagi menjadi beberapa kawasan, yaitu eco care, eco nature, eco art dan eco energy yang seluruhnya telah ditanami tanaman pesisir sesuai dengan kegunaannya bagi lingkungan hidup.

Seiring dengan lokasi yang ramah lingkungan, kehadiran sembilan komunitas berbasis ramah lingkungan akan menyemarakkan pelaksanaan AGL tahun 2015 yang juga diadakan di 10 kota di Indonesia dari tujuh kota pada tahun 2014. Hal ini yang menjadikan AGL berbeda dari gerakan ramah lingkungan lainnya. Ke 10 kota tersebut adalah Jakarta, Denpasar, Balikpapan, Bandung, Yogyakarta, Medan, Pekanbaru, Palembang, Surabaya dan Makassar. Pada tahun 2014, AGL dilaksanakan hanya di tujuh kota yaitu Jakarta, Balikpapan, Surabaya, Denpasar, Mamuju, Palembang dan Makassar. (Lihat diagram batang di bawah).

Sementara itu, ke sembilan Komunitas tersebut adalah Bank Sampah, Difable, Rumah Perca, Peri Kertas, Diet Kantong Plastik, Sahabat Alam, Jakarta Clean Up, Komunitas Organik Indonesia, KPMP Styrofoam & Kaleng serta KPMP Acrilyc & Koran.

Berikut informasi komunitas yang berpartisipasi dalam acara ini :

1. Bank Sampah

Astra membina bank sampah di beberapa wilayah dengan nama Bank Sampah Sonora (sampah non-organik). Bank sampah binaan Astra kini mencapai 14 bank, antara lain di Sungai Bambu, Papanggo, Warakas, Kebon Bawang dan Semper Barat. Bank-bank sampah tersebut memiliki alat pencacah sampah dan bangunan untuk operasi bank sampah dengan kapasitas rata-rata sebanyak 2 ton per bulan.


2. Astra Dissability Connection

Program kepedulian Astra dalam bentuk rehabilitasi bagi penyandang disabilitas berupa peningkatan aksesibilitas untuk pendidikan, pengembangan kemampuan, pemberdayaan ekonomi demi tercapainya kemandirian kaum difabel.


3. Rumah Perca

Merupakan salah satu UKM dari Kampung Berseri Astra di Bekasi. Ide awalnya adalah untuk mendirikan bisnis yang peduli pada sisa-sisa bahan industri pakaian, yang kebanyakan tidak didaur ulang.


4. Clean Up Jakarta Day

Wadah masyarakat dan komunitas yang peduli untuk menciptakan Jakarta yang lebih bersih. Dengan mengerahkan berbagai komunitas di Jakarta untuk bergotong royong dan melakukan aksi bersih-bersih, diharapkan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kebersihan kota adalah tanggung jawab kita semua, bukan hanya petugas pembersih jalan, pemulung atau pemungut sampah. Clean Up Jakarta Day juga ingin menanamkan kepekaan terhadap pentingnya proses daur ulang sampah.


5. Komunitas Organik Indonesia

Ini adalah komunitas yang memiliki kepedulian terhadap kualitas hidup masyarakat Indonesia, melalui apa yang mereka makan, lakukan dan rasakan. Berdiri tahun 2008 dengan nama Community of Indonesia’s Quality & Healthy Living (CIQHaL), sebagai komunitas yang mengampanyekan bahwa organik adalah kebiasaan yang baik, bukan hanya produk organik atau makanan, melainkan terdapat di seluruh aspek kehidupan, karena organik bukan hanya makanan.


6. Diet Kantong Plastik

Komunitas ini mengajak masyarakat untuk meminimalkan pemakaian kantong plastik, karena sulit untuk dihancurkan sehingga tidak ramah untuk bumi.


7. Peri Kertas

Sebuah komunitas papercraft terbesar yang terbentuk dari para pecinta papercraft. Di dalamnya terkumpul para desainer dan juga perakit papercraft dari berbagai latar belakang pekerjaan, pendidikan dan usia. Terbentuk mulai tahun 2009 di dunia maya dan hingga kini anggotanya kian bertambah, bahkan sudah terbentuk lebih dari 25 regional di Indonesia.

Peri Kertas merupakan komunitas yang bersifat terbuka yang memanfaatkan kertas-kertas bekas untuk prakarya. Sebagian besar, anggotanya meluangkan waktu di dunia maya. Ini dilakukan karena sebagian besar anggota Peri Kertas merupakan pribadi yang cukup sibuk di dunia nyata. Selain itu, domisili para anggota juga sangat tersebar, bukan hanya di Jabodetabek, melainkan di kota-kota lainnya di seluruh Indonesia, sehingga cara termudah adalah dengan berkumpul melalui Internet.


8. Kantor Pemberdayaan Masyarakat Perempuan

Komunitas ini memberdayakan kaum perempuan untuk mendaur ulang kaleng, styrofoam serta menjual produk olahannya melalui berbagai pelatihan.


9. Sahabat Alam

Komunitas yang berdiri untuk menjaga kelestarian alam untuk kehidupan bersama, memanfaatkan alam tanpa merusaknya. Melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan alam serta menjadi wadah silaturahmi untuk setiap anggotanya saat berbeda tempat dan pekerjaan. Komunitas ini juga menjadi komunitas mandiri dan menjadi tempat edukasi alam bagi anggotanya.


Dimeriahkan Nugie & Nidji

AGL terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa dipungut biaya. Kampanye ini akan diisi dengan kegiatan lomba lari, kuliner sehat dan ramah lingkungan serta ada hadiah dan door prize untuk pengunjung.

AGL juga dimeriahkan oleh Putri Indonesia tahun 2014 Elfin Pertiwi Rappa. Tidak hanya itu, pengunjung juga akan dihibur oleh penampilan dari Nugie dan band papan atas tanah air Nidji. Dengan semboyan Kenali – Lakukan – Ajarkan, AGL diselenggarakan sebagai peringatan Hari Lingkungan Hidup pada tanggal 5 Juni, sekaligus sebuah acara kampanye gaya hidup ramah lingkungan bersama Grup Astra.

Dalam program kampanye AGL tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh inspirasi untuk hidup ramah lingkungan dengan mengetahui kegiatan pengelolaan lingkungan yang telah dilakukan Grup Astra (Kenali), mendapatkan pengalaman tentang cara melakukan kegiatan pengelolaan lingkungan (Lakukan), sehingga terinspirasi untuk mengajarkannya ke orang lain (Ajarkan).


Jakarta Green Run & Jogja Green Run

Sebagai bagian dari AGL, Astra juga mengadakan Jakarta Green Run (JGR) dengan jumlah pendaftar mencapai 3.142 orang, naik 12,7% dibandingkan dengan pendaftar JGR pada tahun 2014 yang hanya mencapai 2.789 orang.

Lomba lari ini dibagi dalam dua kategori, yaitu 5K dan 10K. Keunikan dari JGR adalah, setiap pelari yang ikut serta akan mewakili satu pohon yang akan ditanam oleh Astra. Pemenangnya juga akan dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori pria dan wanita yang masing-masing memperebutkan tiga posisi pelari tercepat.

Pada hari yang sama, Jogja Green Run secara serentak diadakan di depan Gedung Permata Mangkubumi, Yogyakarta, dengan konsep fun run dan nuansa hijau yang berasal dari serbuk hijau di beberapa titik. Jogja Green Run akan diikuti oleh 612 pelari. Selain fun run, acara ini akan diisi dengan kampanye lingkungan hidup dari komunitas Secercah Harapan Indonesia (SHIND), yang akan turun ke jalan membawa berbagai slogan lingkungan hidup dan peragaan busana dari bahan daur ulang yang diperagakan oleh tim Jogja Fashion Week.

Pada pekan sebelumnya, Astra dengan sukses mengadakan Bali Green Run (BGR) di Elephant Park Safari, Ubud Bali. Banyak keunikan dalam pelaksanaan lomba lari yang diikuti 500 pelari dari 12 negara, yaitu Perancis, Jerman, Jepang, Kenya, Malaysia, Belanda, Selandia Baru, Singapura, Filipina, Rusia dan Amerika. BGR dibagi dalam dua kategori yaitu 6K dan 13K.

Berita Lainnya: