Pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan vokasi menjadi salah satu kunci untuk menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi antara PT Astra Daihatsu Motor dan Yayasan Astra - YPA MDR, upaya tersebut diwujudkan lewat program pemberdayaan dan penerapan circular economy di SMKN 1 Pandawai, Sumba Timur.
Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pembelajaran berbasis praktik dan industri. Dengan pendekatan ini, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga pusat penggerak ekonomi lokal.
Program Pemberdayaan dan Circular Economy Yayasan Astra - YPA MDR bersama PT Astra Daihatsu Motor
Program pemberdayaan yang dijalankan Yayasan Astra - YPA MDR merupakan inisiatif untuk meningkatkan kapasitas pendidikan vokasi dan kesejahteraan melalui pendekatan berkelanjutan.
Salah satu fokus utamanya adalah penerapan circular economy, yakni konsep ekonomi yang menekankan pemanfaatan sumber daya secara efisien, berulang, dan minim limbah.
Melalui program ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga terlibat langsung dalam aktivitas produksi, pengelolaan sumber daya, hingga distribusi hasil usaha yang bernilai ekonomi.
Kenapa SMKN 1 Pandawai, Sumba Timur Dipilih dalam Program Ini?
Seperti yang diketahui bahwa SMKN 1 Pandawai, Sumba Timur adalah salah satu sekolah penerima dukungan pengembangan pembelajaran berbasis industri.
Di sekolah tersebut, kompetensi Agribisnis Ternak Unggas menjadi program unggulan dengan fasilitas close house berkapasitas 2.000 ekor ayam yang dimanfaatkan sebagai media praktik dan produksi berbasis Teaching Factory.
Seluruh kegiatan budidaya dikelola secara mandiri oleh siswa dan guru dengan pendampingan mitra industri, sehingga pembelajaran tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga membangun keterampilan teknis, manajemen produksi, dan pemahaman rantai pasok yang sesuai standar dunia kerja.
Meskipun telah menunjukkan perkembangan signifikan, proses operasional masih menghadapi kendala, terutama dalam aspek transportasi pakan dan distribusi hasil panen. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya kapasitas produksi dan optimalisasi potensi usaha hasil pembelajaran.
Dukungan Kendaraan Operasional dari PT Astra Daihatsu Motor sebagai Solusi Nyata
Sebagai bagian dari komitmen Pemberdayaan Masyarakat, PT Astra Daihatsu Motor bekerja sama dengan Yayasan Astra - YPA MDR untuk menghadirkan dukungan kendaraan operasional berupa satu unit mobil GranMax Pick Up sebagai solusi konkret yang memperkuat ekosistem produksi dalam Teaching Factory.
Kehadiran fasilitas ini tidak hanya meningkatkan efektivitas logistik pakan dan distribusi hasil panen, tetapi juga mendukung implementasi circular economy, sehingga kegiatan pembelajaran mampu memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan pendidikan yang berkelanjutan bagi sekolah dan masyarakat sekitar.
Dengan adanya dukungan ini, SMKN 1 Pandawai semakin siap menghasilkan lulusan vokasi yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing tinggi, sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai pusat pembelajaran, pemberdayaan ekonomi, dan inovasi di wilayah Sumba Timur.
Kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)
Inisiatif ini tidak hanya memperkuat kualitas pendidikan vokasi, tetapi juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:
-
SDG 1 – No Poverty: Meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui pemberdayaan ekonomi berbasis pendidikan.
-
-
SDG 4 – Quality Education: Menyediakan akses pendidikan berkualitas melalui pengembangan keterampilan siswa di sektor agribisnis.
-
Program ini mencerminkan komitmen Astra untuk terus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat, serta mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan bagi Indonesia.
Program Pemberdayaan Yayasan Astra - YPA MDR di Sumba Timur sebagai Wujud Inisiatif Nyata Astra
Kolaborasi PT Astra Daihatsu Motor dan Yayasan Astra - YPA MDR di SMKN 1 Pandawai, Sumbar Timur menunjukkan bahwa pendidikan vokasi dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat.
Melalui pendekatan Teaching Factory dan penerapan circular economy, sekolah tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.
Dengan program ini, kamu bisa melihat bagaimana pendidikan, industri, dan masyarakat dapat bergerak bersama untuk membangun masa depan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.