Astra
AstraSATU Indonesia
Mobil Hybrid: Solusi Hemat Bahan Bakar dan Ramah Lingkungan

Apa itu mobil hybrid dan bagaimana cara kerjanya? Pelajari teknologi ramah lingkungan ini serta manfaatnya untuk masa depan otomotif.

Mobil Hybrid: Solusi Hemat Bahan Bakar dan Ramah Lingkungan

Lainnya

6 menit membaca

0

Bagikan:

Perkembangan teknologi otomotif dalam beberapa tahun terakhir semakin mengarah pada efisiensi dan keberlanjutan. Salah satu inovasi yang kini semakin dikenal luas adalah mobil hybrid.

Jika kamu mulai mencari kendaraan yang hemat bahan bakar dan peduli lingkungan, maka jenis mobil ini adalah pilihan yang tepat. Namun, sebenarnya apa itu mobil hybrid?

Dalam artikel ini, kamu akan menemukan informasi lengkap tentang pengertian mobil hybrid hingga keunggulannya sebagai solusi kendaraan ramah lingkungan.

BACA JUGA: Komitmen Astra Otoparts Mencapai Net Zero Scope 1 & 2 Pada 2050

Apa Itu Mobil Hybrid?


Secara sederhana, mobil hybrid adalah jenis kendaraan yang tenaga mesinnya menggunakan dua jenis sumber tenaga utama untuk bergerak, yakni mesin pembakaran internal (biasanya bensin) dan motor listrik. Kedua sistem ini nantinya akan saling bekerja sama untuk mengoptimalkan efisiensi bahan bakar, menurunkan emisi, dan meningkatkan performa berkendara.

Jenis mobil ini akan secara otomatis memilih mode tenaga yang paling sesuai dengan kondisi saat itu. Misalnya, menggunakan motor listrik pada kecepatan rendah atau dalam kemacetan, kemudian akan beralih ke mesin bensin saat membutuhkan daya lebih besar, seperti ketika melewati jalan menanjak.

Konsep inilah yang memungkinkan konsumsi bahan bakar jadi lebih efisien dengan jejak karbon yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan mobil konvensional yang hanya mengandalkan mesin bensin atau diesel.

Jenis-Jenis Mobil Hybrid


Saat ini ada beberapa tipe mobil hybrid yang umum ditemui di pasar otomotif dengan keunggulan dan karakteristik yang berbeda, antara lain:

1. Mild Hybrid


Sistem mild hybrid umumnya menggunakan baterai tambahan, tapi dengan kapasitas yang lebih kecil. Secara umum, sistem ini berfungsi untuk meringankan kerja mesin pada angkatan awal karena beban kerja yang lebih berat.

Dalam menjalankan fungsinya, sistem ini tidak menggunakan motor listrik yang terpisah, tetapi memanfaatkan optimalisasi komponen starter generator yang berupa starter motor dan alternator yang terhubung dengan mesin sederhana.

2. Full Hybrid


Sistem ini mendapat sumber daya utama dari bahan bakar minyak berupa bensin. Namun, untuk mendapat kombinasi tenaga tambahan, maka mobil jenis ini akan mendapatkannya dari motor listrik.

Oleh karena itu, mobil full hybrid bekerja dengan menggunakan motor listrik sebagai sumber yang menggerakkan mobil saat mobil berkecepatan rendah. Tujuannya untuk membuat mobil jadi lebih efektif digunakan saat jalanan sedang macet.

Kemudian saat memasuki kecepatan jelajah, mobil full hybrid akan menggunakan mesin bensin secara bersamaan untuk bergerak. Sedangkan saat mengerem, fungsi motor listrik berubah sebagai penghasil daya listrik yang akan disimpan di dalam baterai.

3. Plug-in Hybrid (PHEV)


Mekanisme sistem hybrid ini tidak jauh berbeda dengan full hybrid. Namun, jenis mobil ini menawarkan daya jelajah penggunaan motor listrik yang lebih jauh karena menggunakan kapasitas baterai yang lebih besar.

Pada jenis mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), kamu bisa melakukan pengisian daya baterai dengan cara mengisi daya di rumah atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menggunakan plug-in tersebut.

Keunggulan Mobil Hybrid


Kamu mungkin bertanya-tanya, mengapa harus memilih mobil hybrid dibandingkan dengan mobil biasa? Berikut adalah beberapa keuntungan yang bisa kamu pertimbangkan.

1. Lebih Hemat Bahan Bakar


Karena menggunakan motor listrik dalam berbagai kondisi, mobil hybrid mengonsumsi bensin yang lebih sedikit. Hal ini tentunya sangat menguntungkan untuk perjalanan harian atau dalam lalu lintas padat.

2. Emisi Lebih Rendah


Mobil hybrid dapat membantu mengurangi polusi udara karena emisi karbonnya jauh lebih rendah daripada mobil konvensional.

3. Pengalaman Berkendara yang Lebih Nyaman


Peralihan tenaga antara motor listrik dan juga mesin bensin berjalan dengan mulus. Bahkan suara mesin juga lebih senyap dengan getaran yang minim dan respons akselerasi lebih halus. Inilah yang membuat pengalaman berkendaramu jadi terasa lebih nyaman.

4. Lebih Ramah Lingkungan


Dengan memilih mobil hybrid, kamu turut serta berkontribusi pada pengurangan emisi gas rumah kaca dan mendukung inisiatif berkelanjutan.

Apakah Mobil Hybrid Cocok Digunakan di Indonesia?


Ya, mobil hybrid dinilai sangat relevan dengan kondisi jalanan di Indonesia. Beberapa alasannya adalah sebagai berikut.

  • Infrastruktur SPKLU belum merata di semua wilayah.
  • Kondisi lalu lintas perkotaan yang padat membuat sistem hybrid bekerja optimal.
  • Konsumsi BBM lebih hemat untuk penggunaan harian.
  • Mendukung pengurangan emisi karbon tanpa mengubah pola penggunaan kendaraan secara drastis.


Oleh karena itulah, mobil hybrid sering kali dianggap sebagai solusi transisi menuju era elektrifikasi kendaraan di Indonesia.

BACA JUGA: Bahan Bakar Mobil Hybrid: Cara Kerja dan Efisiensinya

Mengapa Mobil Hybrid Dapat Menjadi Masa Depan Transportasi?


Perkembangan industri otomotif global bergerak menuju kendaraan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Mobil hybrid hadir sebagai jembatan antara kendaraan konvensional dan kendaraan listrik penuh.

Dengan konsumsi bahan bakar yang lebih hemat, emisi yang lebih rendah, serta kemudahan penggunaan tanpa ketergantungan pada infrastruktur charging, mobil hybrid menjadi pilihan yang realistis bagi banyak masyarakat Indonesia saat ini.

Komitmen Astra terhadap Mobil Hybrid dan Kendaraan Ramah Lingkungan


Sebagai grup usaha nasional yang bergerak di sektor otomotif, Astra tidak tinggal diam dalam menyebut tren elektrifikasi kendaraan. Melalui berbagai anak perusahaan, seperti Toyota Astra Motor, Astra Daihatsu Motor, dan Isuzu Astra Motor Indonesia, Astra secara aktif memasarkan, memproduksi, serta mendukung perkembangan kendaraan hybrid dan listrik.

Dalam Laporan Sustainability Astra 2024, Astra menegaskan dukungannya terhadap target pemerintah Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060. Salah satu langkah konkret yang diambil Astra adalah mengembangkan transportasi rendah karbon, terutama kendaraan listrik, hibrida, dan hidrogen.

Hal ini bisa terlihat dari pencapaian Astra yang telah berhasil menciptakan 22 model kendaraan listrik (xEV), termasuk battery electric vehicle (BEV) dan hybrid electric vehicle (HEV).

Pertanyaan Seputar Mobil Hybrid

1. Apakah mobil hybrid harus di-charge?

Tidak semua, karena umumnya teknologi full hybrid dapat mengisi baterai secara otomatis saat kendaraan berjalan dan saat pengereman.

2. Apakah mobil hybrid lebih hemat dibanding mobil bensin?

Ya, kombinasi antara mesin bensin dan motor listrik dapat membantu mengurangi konsumsi bahan bakar, terutama saat berkendara di area perkotaan.

3. Berapa umur baterai mobil hybrid?

Umum baterai pada mobil hybrid sangat bervariasi, tergantung pada penggunaan dan teknologi yang digunakan. Saat ini banyak produsen yang memberikan garansi baterai dalam jangka panjang untuk memberikan rasa aman kepada pengguna.

4. Mana yang lebih baik antara mobil hybrid atau mobil listrik?

Keduanya mempunyai keunggulan masing-masing. Mobil hybrid cocok untuk pengguna yang menginginkan efisiensi tanpa perlu bergantung pada charging station, sementara mobil listrik cocok untuk pengguna yang siap beralih sepenuhnya ke energi listrik.

5. Apakah mobil hybrid ramah lingkungan? 

Ya, mobil hybrid menghasilkan emisi yang lebih rendah dibanding mobil biasa, sehingga lebih ramah lingkungan.

BACA JUGA: Toyota Prius Cikal Bakal Mobil Toyota Ramah Lingkungan

Jangan Ragu Beralih ke Kendaraan Ramah Lingkungan demi Bumi dan Kehidupan yang Lebih Baik


Mobil hybrid adalah jawaban atas kebutuhan atas kendaraan masa kini yang efisien dan peduli lingkungan. Dengan menggabungkan dua sumber tenaga, mobil hybrid menghadirkan pengalaman berkendara yang ekonomis dan berkelanjutan.

Kamu tidak hanya menghemat bahan bakar, tapi juga berkontribusi langsung terhadap pengurangan emisi karbon. Lebih daripada itu, melalui berbagai inisiatif dan dukungan strategisnya, Astra menunjukkan bahwa industri otomotif Indonesia mampu berada di garis depan dalam transisi menuju mobilitas rendah karbon.

Ingin tahu lebih banyak tentang kontribusi Astra terhadap kendaraan ramah lingkungan dan mobil hybrid? Kamu bisa langsung kunjungi halaman keberlanjutan mereka di sini.