Rindang Tangan Raksasa Penangkal Asap di Kampung Berseri Astra
Share

Siaran Pers

Rindang Tangan Raksasa Penangkal Asap di Kampung Berseri Astra

PEKANBARU: Pepohonan rindang siang itu seperti telapak tangan raksasa meneduhi jalan setapak di sebuah kampung di Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Riau, walaupun matahari bersinar terik.

Rindangnya daerah ini berbeda dengan kebanyakan wilayah di Pekanbaru yang terasa panas apalagi kerap kali dilanda asap akibat kebakaran hutan.

Adalah Mirshal (51), putra asli Pekanbaru, berinisiatif mengubah Tangkerang Labuai dari sebelumnya gersang dan jarang pepohonan menjadi rindang seperti sekarang ini.

Mirshal, yang akrab dipanggil Achenk, memutuskan pindah ke Tangkerang Labuai pada tahun 1998. Sejak saat ini, dia dan teman-temannya mulai mengumpulkan 100 batang pohon mahoni dan membuat acara seremoni dengan mengundang perangkat desa serta tokoh masyarakat.

“Di Pekanbaru ada tiga musim, yakni hujan, panas dan asap. Pohon-pohon rindang ini bagus untuk menyerap kabut asap,” ujar Mirshal menceritakan motivasinya untuk menghijaukan Tangkerang Labuai. “Dulu, setiap tahun, kampung Mirshal terpapar asap setiap ada kebakaran hutan. Sekarang, warga di sini masih bisa duduk-duduk di teras rumah, walaupun asap kebakaran hutan menyelimuti daerah kami. Ini karena banyak pohon rindang. Tahun 2017, asap sudah mulai menghilang karena pemerintah semakin tegas dalam mengatasi kasus kebakaran hutan.”

Pada awalnya, masyarakat di sana kurang mendukung penanaman pohon mahoni ini karena merawat pohon agar tumbuh baik tidaklah mudah. Mirshal yang gemar menanam pohon dan bunga ini tidak patah semangat. Ia pun yakin betul bahwa pohon-pohon ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat nantinya.

Prestasi Tingkat Nasional

Perjuangan Mirshal akhirnya mendatangkan prestasi. Pada tahun 2014, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI mengapresiasi Program Kampung Iklim (Proklim) untuk lingkungan RW yang digerakkan oleh Mirshal.

Pada tahun 2016, kerja keras Mirshal kembali mendapat penghargaan dengan meraih Juara 3 Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Tingkat Nasional Piala Pakarti Utama dari Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pusat.

Pada tahun 2017, Astra mulai mencium hasil kerja keras Mirshal. Mirshal kemudian diundang untuk mengikuti pelatihan dan pembinaan Kampung Berseri Astra yang ada di Sumatera Utara. Tepatnya pada 29 Oktober 2017, wilayah yang Mirshal kembangkan resmi menjadi Kampung Berseri Astra (KBA) Indah Madani, sebuah konsep sinergi masyarakat dan Astra pada empat pilar kontribusi sosial berkelanjutan Astra, yakni Kesehatan, Pendidikan, Kewirausahaan dan Lingkungan.

Pilar Kontribusi Sosial Berkelanjutan Astra

Pada pilar kesehatan, daerah tersebut telah menjalankan kegiatan Posyandu yang rutin melakukan pelayanan kesehatan ke masyarakat satu bulan sekali. Kini, Mirshal dipercaya oleh pemerintah Pekanbaru untuk menularkan ‘virus’ posyandu digital kepada 58 kelurahan lainnya di Pekanbaru.

Dengan menggunakan aplikasi ‘Primaku’ yang dikembangkan penerima apresiasi Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia (SATU Indonesia) Awards 2015 Dani Ferdian, kader dan ibu peserta posyandu dapat merekam data kesehatan ibu dan anak lewat ponsel pintar masing-masing.

Pada pilar pendidikan, Madrasah mengadakan Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) untuk anak-anak tingkat SD yang fokus di pelajaran agama seusai jam sekolah. Dia dan timnya juga melestarikan budaya berbalas pantun dan puisi di kalangan anak-anak.

Mirshal juga telah menggerakkan kelompok masyarakat untuk memproduksi sabun cuci sejak Juli 2018 sebagai pilar kewirausahaan. “Sabun cuci piring yang kita namakan Sabun Cair Madani ini prospeknya bagus. Kami menjual 300-400 liter tiap bulannya, dengan botol ukuran 1 liter dan dijual Rp 9.000,” ujar Mirshal. Omzet dari sabun cuci ini mencapai Rp 4 – 5 juta per bulan. Sabun ini sudah dijual di beberapa pasar swalayan besar, restoran dan kedai di Pekanbaru.

Terakhir, untuk pilar lingkungan berfokus pada penanaman hidroponik serta perawatan pohon dan tanaman hias agar udara KBA Indah Madani terjaga kesejukannya.

Saat ini Astra membina 645 Desa Sejahtera Astra dan 81 Kampung Berseri Astra yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Desa Sejahtera Astra fokus pada pemberdayaan kewirausahaan di tingkat desa sesuai dengan potensi yang ada, sedangkan Kampung Berseri Astra fokus pada empat pilar kontribusi sosial berkelanjutan Astra, yakni Kesehatan, Pendidikan, Kewirausahaan dan Lingkungan.

Semangat Mirshal mengembangkan lingkungan tempat tinggalnya sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa.

Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:

Boy Kelana Soebroto

Head of Corporate Communications

PT Astra International Tbk

Telp. 021-508-43-888

Tentang PT Astra International Tbk:

PT Astra International Tbk didirikan di Jakarta pada tahun 1957 sebagai sebuah perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Inc. Pada tahun 1990, dilakukan perubahan nama menjadi PT Astra International Tbk, dalam rangka penawaran umum perdana saham Perseroan kepada masyarakat, yang dilanjutkan dengan pencatatan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan ticker ASII.

Astra telah mengembangkan bisnisnya dengan menerapkan model bisnis yang berbasis sinergi dan terdiversifikasi pada tujuh segmen usaha, terdiri dari: 1) Otomotif, 2) Jasa Keuangan, 3) Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi & Energi, 4) Agribisnis, 5) Infrastruktur dan Logistik, 6) Teknologi Informasi dan 7) Properti.

Kegiatan operasional bisnis yang tersebar di seluruh Indonesia dikelola melalui 229 anak perusahaan, ventura bersama serta entitas asosiasi, didukung oleh 224.488 karyawan, berdasarkan data Maret 2019.

Sebagai salah satu grup usaha terbesar nasional saat ini, Astra telah membangun reputasi yang kuat melalui penawaran rangkaian produk dan layanan berkualitas, dengan memperhatikan pelaksanaan tata kelola perusahaan dan tata kelola lingkungan yang baik. Astra senantiasa beraspirasi untuk menjadi perusahaan kebanggaan bangsa yang berperan serta dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu, kegiatan bisnis Astra berupaya menerapkan perpaduan yang berimbang dalam aspek komersial bisnis dan sumbangsih non-bisnis melalui 9 yayasan yang dibinanya, juga melalui beragam program tanggung jawab sosial berkelanjutan di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan serta pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM).

Astra menginisiasi program Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards yang tahun ini memasuki satu dasawarsa dan telah mengapresiasi 245 anak muda, yang terdiri dari 53 penerima tingkat nasional dan 192 penerima tingkat provinsi di lima bidang, yakni Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan Teknologi. Astra juga membina 81 Kampung Berseri Astra dan 645 Desa Sejahtera Astra di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.astra.co.id & www.satu-indonesia.com.