Pelari Tanpa Alas Kaki Itu Akhirnya Memenangkan Astra Fun Run Balikpapan
Share

Siaran Pers

Pelari Tanpa Alas Kaki Itu Akhirnya Memenangkan Astra Fun Run Balikpapan

BALIKPAPAN: Dua puluh tujuh menit setelah flag-off Astra Fun Run Balikpapan, seorang pelari berusia 14 tahun terlihat memasuki garis finish. Meski raut wajahnya dipenuhi keringat dan nafasnya masih terengah-engah, pelajar kelas 2 SMPN 6 Balikpapan itu tetap ceria karena berhasil menjadi pelari wanita pertama yang melewati garis finish.

Pelari itu bernama Alvina Damayanti. Tidak seperti pelari pada umumnya, gadis ini berlari dengan bertelanjang kaki. Meski demikian, ia berhasil meraih juara 1 kategori wanita Astra Fun Run. Ternyata, berlari tanpa alas kaki memang telah menjadi ciri khasnya. Bersama 7 orang teman lain yang bergabung dalam klub lari Melati Club, Vina merupakan salah satu siswa yang dipilih oleh guru sekolahnya untuk dilatih secara profesional guna mengikuti lomba-lomba lari di Balikpapan.

Menurut Vina dan Nila Septiani yang juga merupakan anggota Melati Club sekaligus peraih juara 2 kategori wanita Astra Fun Run, berlari tanpa sepatu memang disarankan oleh pelatih mereka, Manab yang juga berprofesi sebagai Guru Olahraga di SD 030 Balikpapan.

“Mereka (anggota Melati Club) memang dianjurkan untuk berlari tanpa sepatu supaya lebih ringan. Kebetulan banyak anggota Melati Club yang berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga sepatu lari yang mereka miliki kurang elastis dan terlalu berat. Akhirnya saya sarankan untuk tidak menggunakan sepatu supaya larinya lebih ringan dan cepat,” jelas Manab.

Bagi Vina dan Nila yang telah sering memenangkan berbagai perlombaan lari di Balikpapan, bahkan juga di tingkat nasional, lari bukan hanya sekadar ekstrakurikuler yang diwajibkan sekolah. Bagi mereka, lari telah membantu mengatasi orang-orang yang suka mengejek mereka. “Saya ikut lari karena melalui olahraga ini saya bisa berprestasi. Ayo teman-teman semua, mari mengikuti berbagai kegiatan olahraga atau ekstrakurikuler untuk menghindari orang-orang yang suka mengejek (bully) kamu. Soalnya kalau kita berprestasi, dengan sendirinya mereka pasti akan berhenti mengejek kita,” kata Vina.

Berprestasi dari Kegiatan Positif

Manab berharap akan muncul lebih banyak anak-anak muda Balikpapan yang berprestasi dengan kegiatan positif. “Kegiatan seperti ini akan membantu anak muda tidak terjebak dalam penggunaan narkoba. Selain sehat, olahraga dapat mengajak mereka melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat dan tidak tumbuh menjadi anak nakal. Selain itu, bagi anak-anak muda Balikpapan yang berasal dari keluarga tidak mampu sehingga banyak diejek orang, coba munculkan prestasimu. Hal ini akan membuat orang lain berhenti mengejek dan “melihatmu” karena prestasimu,” tutup Manab.

Juara Astra Fun Run Balikpapan

Berikut nama pemenang Astra Fun Run Balikpapan:

Juara

Kategori Pria

Kategori Wanita

1

Muhammad Adam

Alvina Damayanti

2

Prawono

Nila Septiani

3

Shiro Kenji

Yovie Andre

4

Mubarak

Grace Sarubang

5

M. Ramdi

Liem Linda

Edupreneur Workshop & Bincang Inspiratif

Selain Astra Fun Run, perayaan HUT 60 Astra di Balikpapan juga dimeriahkan oleh berbagai aktivitas seperti Edupreneur Workshop yang menghadirkan VP Go-Jek Dayu Dara, pengusaha kuliner Balikpapan Ocky Boy Darwis dan Sekretaris Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) M. Iqbal.

Mengambil tempat di Hotel Platinum Balikpapan, Edupreneur Workshop juga dilanjutkan dengan Bincang Inspiratif SATU Indonesia Awards dengan pembicara penerima apresiasi SATU Indonesia Awards M. Farid dan Muhammad Aripin didampingi oleh Head of Public Relations Division PT Astra International Tbk Yulian Warman. Hingga kini, Astra telah memberikan 231.936 beasiswa serta membina 15.859 Sekolah Binaan Astra, 61 Sekolah YPA-MDR, 67 Sekolah Adiwiyata, 124 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan 40.284 orang guru.

Menginjak usia ke-60 di tahun 2017, Astra merayakan HUT 60 Astra dengan tema “Inspirasi 60 Tahun Astra.” Selama 6 dekade, Astra tumbuh dan berkembang bersama bangsa sebagai wujud nyata dari filosofi Astra untuk terus memberikan manfaat bagi banyak orang.

Perayaan HUT dilangsungkan di Jakarta (24-26 Februari 2017) dan dilanjutkan dengan roadshow ke 5 kota di seluruh Indonesia, yaitu Yogyakarta (28-30 April 2017), Balikpapan (19-21 Mei 2017), Surabaya (21-23 Juli 2017), Medan (29-30 September & 1 Oktober 2017) serta Makassar (17-19 November 2017).

Pada prinsipnya, di mana pun instalasi Astra berada harus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya, sesuai dengan butir pertama filosofi Catur Dharma Astra, yaitu “Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara.

Forum Dialog Polman & 6 SMK Terbaik Balikpapan

Sebagai bagian dari rangkaian acara peringatan HUT 60 Astra, Politeknik Manufaktur Astra (Polman Astra) juga mengadakan forum dialog dan tukar pendapat bertemakan “Inspirasi Astra untuk Anak Bangsa” dengan SMK unggulan di Kota Balikpapan. Termasuk di antaranya SMK Negeri 1 Balikpapan, SMK Negeri 5 Balikpapan, SMK Negeri 6 Balikpapan, SMK Kartika, SMK Setia Budi dan SMK Pangeran Antasari yang merupakan beberapa SMK terbaik bidang teknik di Kota Balikpapan.

Dialog yang menitikberatkan pada sinergi Pendidikan Menengah dan Tinggi Vokasi dalam memenuhi kebutuhan industri mendapatkan dukungan dari Dinas Pendidikan Kota Balikpapan, dimana Balikpapan telah dicanangkan sebagai Kota Vokasi ke-5 di Indonesia dan satu-satunya di luar Pulau Jawa.

Dalam kesempatan tersebut Polman Astra memperkenalkan best practices sistem vokasi “Astra Dual System” yang selama ini diterapkan dalam menghasilkan lulusan Diploma 3 yang kompeten dan siap untuk bekerja di Industri. “”Astra Dual System” yang diadopsi dari sistem Pendidikan vokasi yang terbukti unggul di negara Industri maju seperti Jerman, Swiss dan Austria, perlu didukung dengan keselarasan yang kuat secara vertikal antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi vokasi dan secara horizontal antara pendidikan vokasi dan industri,” ujar Direktur Polman Astra Tony Harley Silalahi.

Selain memberikan pemaparan tentang tantangan Pendidikan Tinggi saat ini dan tantangannya di masa depan dalam mengikuti tuntutan industri global, Polman Astra juga memperkenalkan aktivitas pembinaan SMK oleh Center for Vocational Education Development (CVED) yang telah membina 20 SMK di wilayah Jawa melalui program Inovasi KAIZEN goes to SMK dan Program Magang Guru SMK.

Menyambut baik acara ini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan Muhaimin mengatakan, “Pola kemitraan antara pendidikan menengah vokasi dan pendidikan tinggi vokasi. Termasuk program beasiswa dan rekrutmen Siswa kelas XII SMK untuk bisa diterina di pendidikan tinggi vokasi terutama bagi yang berprestasi dan bagi keluarga miskin.”