Desa Sejahtera Astra di Tengah Samudera
Share

Siaran Pers

Desa Sejahtera Astra di Tengah Samudera

JAKARTA: Semburat cahaya mentari pagi mulai menyapa Marthen (45) dan kawan-kawannya saat mereka mulai menaikkan jaring dan perlengkapan lainnya ke atas kapal. Kira-kira pukul delapan pagi waktu Indonesia Timur, pasir pantai mulai menghangat di telapak kaki para nelayan Desa Namtabung, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Rasa syukur terpancar di wajah mereka pagi itu karena mereka bisa melaut lagi setelah semalaman angin kencang dan ombak tinggi mendera perairan desa itu.

Ribuan nelayan seperti Marthen di Kabupaten Kepulauan Tanimbar ini telah mengikuti jejak orang tua dan kakek mereka secara turun-temurun bermata pencaharian menangkap ikan di laut. Anak laki-laki mereka pun sulit mengelak dari kenyataan bahwa mereka juga akan menjadi nelayan.

“Mau bagaimana lagi, laut sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari hidup kami di sini,” ujar Marthen menceritakan pengalamannya sebagai nelayan selama 20 tahun lebih.

Saat cuaca baik, para nelayan Kabupaten Kepulauan Tanimbar bisa melaut kapanpun, tidak harus menunggu angin laut bertiup dari darat ke laut. Rata-rata mereka bisa melaut selama 8-12 jam, tergantung persediaan bahan bakar mereka.

Lain cerita jika cuaca sedang tidak bersahabat. “Lebih baik kami di rumah saja kalau ombak terlalu tinggi,” ungkap Marthen. Terang saja, kepulauan Kabupaten Kepulauan Tanimbar berada di tengah-tengah Laut Arafura dan Laut Banda. Tantangan lainnya adalah harga pasar yang fluktuatif dan semakin jauh jarak lokasi mencari ikan.

Program Desa Sejahtera Astra

Astra melalui program Kampung Berseri Astra sejak tahun 2013 mengembangkan kampung terpadu dengan mengintegrasikan empat pilar program kontribusi sosial Astra yang berkelanjutan, yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan dan kewirausahaan, sehingga masyarakat dan perusahaan dapat berkolaborasi bersama-sama mewujudkan wilayah yang bersih, sehat, cerdas dan produktif.

Selain itu, dimulai tahun 2018 Astra juga menjalankan program Desa Sejahtera Astra yang khusus melakukan kegiatan peningkatan ekonomi berbasis masyarakat dengan mengoptimalkan potensi lokal yang dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat desa.

Desa Sejahtera Astra turut hadir di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, dengan empat tujuan utama yaitu meningkatkan partisipasi masyarakat, meningkatkan pendapatan masyarakat, menambah penyerapan tenaga kerja baru serta terbentuknya kelembagaan bagi kelompok nelayan.

Sejak April 2018 hingga saat ini, pembinaan di 14 desa di Kabupaten Tanimbar berhasil membentuk 10 kelompok usaha bersama, menyerap 35 orang tenaga kerja baru, meningkatkan 32% pendapatan nelayan dan total 1.175 orang terpapar program ini.

Di Kabupaten Buru, pembinaan 14 desa berhasil membentuk enam kelompok usaha bersama, menyerap 75 orang tenaga kerja baru, meningkatkan 48% pendapatan nelayan dan total 1.053 orang terpapar program ini.

Pembinaan yang dilakukan Astra berupa penanganan hasil tangkapan dari jaring ke kapal, dari kapal ke daratan, pengaturan keuangan dan advokasi kelompok sampai mendapat pendanaan dari pemerintah. Astra juga memberi bantuan berupa 28 chest freezer dan 140 cooler box untuk dua kabupaten ini. Acara penyerahan bantuan dilakukan pada Maret 2019 dan dihadiri perwakilan Kementerian Keuangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, pemerintah kabupaten setempat serta Grup Astra.

Khusus di Kabupaten Buru, anak perusahaan Astra yaitu PT Patria Perikanan Lestari Indonesia turut membeli hasil tangkapan mereka. Transaksi terakhir mencapai 3,7 ton.

Saat ini terdapat 363 Desa Sejahtera Astra dan 80 Kampung Berseri Astra yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Desa Sejahtera Astra fokus di pemberdayaan kewirausahaan tingkat desa, sedangkan Kampung Berseri Astra fokus di empat pilar kontribusi sosial Astra yaitu kesehatan, pendidikan, kewirausahaan dan lingkungan.

Salah satu hal yang berkesan selama pembinaan selain bantuan alat produksi yang diberikan Astra adalah intensitas pendampingan yang dilakukan oleh Astra melalui Fasilitator. “Apa yang dilakukan teman-teman fasilitator sangat menginspirasi kami. Semoga kami bisa tambah mandiri dan tambah baik lagi dalam penanganan ikan maupun keuangan” ujar Marthen belum lama ini kepada salah satu tim Astra.

Pada prinsipnya, apapun kegiatan yang dilakukan Astra harus memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya, sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa.

Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:

Boy Kelana Soebroto

Head of Corporate Communications

PT Astra International Tbk

Telp. 021-508-43-888

Tentang PT Astra International Tbk:

PT Astra International Tbk didirikan di Jakarta pada tahun 1957 sebagai sebuah perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Inc. Pada tahun 1990, dilakukan perubahan nama menjadi PT Astra International Tbk, dalam rangka penawaran umum perdana saham Perseroan kepada masyarakat, yang dilanjutkan dengan pencatatan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan ticker ASII.

Astra telah mengembangkan bisnisnya dengan menerapkan model bisnis yang berbasis sinergi dan terdiversifikasi pada tujuh segmen usaha, terdiri dari: 1) Otomotif, 2) Jasa Keuangan, 3) Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi & Energi, 4) Agribisnis, 5) Infrastruktur dan Logistik, 6) Teknologi Informasi dan 7) Properti.

Kegiatan operasional bisnis yang tersebar di seluruh Indonesia dikelola melalui 226 anak perusahaan, ventura bersama serta entitas asosiasi, didukung oleh 226.140 karyawan, berdasarkan data Desember 2018.

Sebagai salah satu grup usaha terbesar nasional saat ini, Astra telah membangun reputasi yang kuat melalui penawaran rangkaian produk dan layanan berkualitas, dengan memperhatikan pelaksanaan tata kelola perusahaan dan tata kelola lingkungan yang baik. Astra senantiasa beraspirasi untuk menjadi perusahaan kebanggaan bangsa yang berperan serta dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu, kegiatan bisnis Astra berupaya menerapkan perpaduan yang berimbang dalam aspek komersial bisnis dan sumbangsih non-bisnis melalui 9 yayasan yang dibinanya, juga melalui beragam program tanggung jawab sosial berkelanjutan di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan serta pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM).

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.astra.co.id & www.satu-indonesia.com.