Astra Dukung 16th Asia Pacific Conference of German Business
Share

Siaran Pers

Astra Dukung 16th Asia Pacific Conference of German Business

Menjadi sebuah kehormatan bahwa Indonesia menjadi tuan rumah dari 16th Asia Pacific Conference of German Business (APK) yang merupakan hasil kerja sama dengan EKONID (Perkumpulan Ekonomi Indonesia-Jerman). Acara ini berlangsung pada 1 hingga 3 November 2018 di Jakarta. Dalam kesempatan ini Astra turut mendukung penyelenggaraan APK.

Salah satu sesi diskusi diisi oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati dengan tema Connecting Asia & Europe: Belt and Road & Beyond. Acara juga dihadiri Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto yang sekaligus menjabat sebagai Chairman EKONID.

APK telah digelar sejak tiga dekade lalu dan telah berkembang menjadi ajang berharga di mana perusahaan maupun pimpinan pemerintahan dari Jerman dan Asia Pasifik berkumpul tiap dua tahun sekali. Tema dari APK ke-16 ialah Building a Smart Future yang akan fokus pada digitalisasi sebagai elemen kunci. APK kali ini akan membahas topik-topik terkini seperti Industri 4.0, infrastruktur di Asia, urbanisasi yang berkelanjutan dan sebagainya. Harapannya, akan lahir berbagai ide dan solusi baru dari diskusi-diskusi pada topik di atas.

Sebagai rangkaian APK, kemarin Menteri Ekonomi dan Energi Jerman Peter Altmaier didampingi oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia Airlangga Hartarto dan Managing Director EKONID Jan Rönnfeld mengunjungi kantor PT Astra International Tbk dan Politeknik Manufaktur Astra. Kedatangan Menteri Ekonomi dan Energi Peter Altmaier dan Menteri Airlangga tersebut untuk melihat langsung hasil kerja sama Jerman dengan Indonesia melalui EKONID di bidang pendidikan vokasi.

Caption :

Foto 1

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati (tengah) bersama CEO Siemens Joe Kaeser (kedua kiri), Deputy Chairman & CEO HSBC Asia Peter Wong (kedua kanan), Anggota Parlemen Eropa Reinhard Buetikofer (kanan) dan moderator Presiden Direktur Amcham Hong Kong Tara Joseph (kiri) dalam salah satu diskusi di 16th Asia Pacific Confence of German Business (APK) yang didukung Astra, Jakarta (2/11).

Foto 2

Menteri Ekonomi & Energi Jerman Peter Altmaier (kedua kiri), bersama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong (kiri), Co-Chairman Board Management Deutsche Bank AG Jürgen Fitschen (tengah), Menteri Keuangan dan Layanan Publik Australia Mathias Cormann (kedua kanan) serta Menteri Perindustrian dan Perdagangan Vietnam Tran Tuan Anh (kanan) dalam salah satu diskusi di 16th Asia Pacific Conference of German Business (APK) yang didukung Astra, Jakarta (2/11).

Foto 3

Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto yang sekaligus menjabat sebagai Chairman EKONID di depan booth Astra pada acara 16th Asia Pacific Conference of German Business (APK) di Jakarta (2/11).

Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:

Boy Kelana Soebroto

Head of Corporate Communications

PT Astra International Tbk

Telp. 021-652 2555

Tentang PT Astra International Tbk:

PT Astra International Tbk didirikan di Jakarta pada tahun 1957 sebagai sebuah perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Inc. Pada tahun 1990, dilakukan perubahan nama menjadi PT Astra International Tbk, dalam rangka penawaran umum perdana saham Perseroan kepada masyarakat, yang dilanjutkan dengan pencatatan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan ticker ASII.

Astra telah mengembangkan bisnisnya dengan menerapkan model bisnis yang berbasis sinergi dan terdiversifikasi pada tujuh segmen usaha, terdiri dari: 1) Otomotif, 2) Jasa Keuangan, 3) Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi & Energi, 4) Agribisnis, 5) Infrastruktur dan Logistik, 6) Teknologi Informasi dan 7) Properti.

Kegiatan operasional bisnis yang tersebar di seluruh Indonesia dikelola melalui 224 anak perusahaan, ventura bersama serta entitas asosiasi, didukung oleh 225.935 karyawan, berdasarkan data September 2018.

Sebagai salah satu grup usaha terbesar nasional saat ini, Astra telah membangun reputasi yang kuat melalui penawaran rangkaian produk dan layanan berkualitas, dengan memperhatikan pelaksanaan tata kelola perusahaan dan tata kelola lingkungan yang baik. Astra senantiasa beraspirasi untuk menjadi perusahaan kebanggaan bangsa yang berperan serta dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, kegiatan bisnis Astra berupaya menerapkan perpaduan yang berimbang dalam aspek komersial bisnis dan sumbangsih non-bisnis melalui 9 yayasan yang dibinanya, juga melalui beragam program tanggung jawab sosial berkelanjutan di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan serta pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM).