12th SATU Indonesia Awards 2021 Ajak Generasi Muda Untuk Peduli Lingkungan
Share

Siaran Pers

12th SATU Indonesia Awards 2021 Ajak Generasi Muda Untuk Peduli Lingkungan

JAKARTA: Di antara negara-negara yang ada di kawasan Asia Tenggara, Indonesia terbilang sebagai negara yang unik karena bukan hanya menjadi negara maritim, tapi juga merupakan negara agraris berdasarkan kondisi geografisnya.

Sebagai negara agraris, tentu Indonesia diberkati dengan lahan subur yang sangat cocok untuk pertanian. Namun, minat generasi muda di sektor pertanian tidak setinggi di bidang- bidang lain yang saat ini banyak diminati.

Beruntung ada seorang pemuda asal Jombang, Jawa Timur, yang tergerak untuk berkontribusi di bidang pertanian. Dia adalah Rizki Hamdani, penerima apresiasi Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2020 bidang lingkungan yang berani melakukan perubahan kecil di lingkungan sekitarnya, tetapi memberi perbedaan.

Melalui Inspiranation with 12th SATU Indonesia Awards 2021 bertema “Ayo Peduli Masa Depan Bumi” yang diadakan secara virtual oleh Astra berkolaborasi dengan Young On Top pada hari ini (25/6), Rizki hadir sebagai pembicara bersama narasumber lainnya seperti public figure dan founder Seasoldier Nadine Chandrawinata serta Plt. Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk Arif Zulkifli yang juga merupakan juri 12th SATU Indonesia Awards 2021 serta Iyas Lawrence sebagai host.

Diskusi antarpembicara yang membahas tentang isu lingkungan dari berbagai sudut pandang terlihat menarik sepanjang acara berlangsung.

“Kita sebagai manusia mempunyai tugas untuk menjaga bumi ini. Karena kita yang menikmati bumi ini, kita juga harus bisa menjadi penyelamatnya. Oleh karena itu, perlu diingat bahwa kewajiban manusia adalah menjaganya,” tutur Nadine yang fokus berkomitmen untuk memberikan aksi nyata dalam menyebarkan virus ramah lingkungan melalui sebuah yayasan dan gerakan bernama SeaSoldier.

Senada dengan Nadine yang peduli akan keberlanjutan lingkungan, Rizki menggagas Kelompok Santri Tani Milenial yang menerapkan pengelolaan lahan pertanian ramah lingkungan melalui Sistem Pertanian Terpadu (Integrated Farming System) dengan melibatkan santri-santri muda di Jombang, Jawa Timur. Sistem pertanian dengan prinsip zero waste tersebut mampu mengubah limbah pertanian menjadi pakan ternak, bahan baku pestisida, hingga pupuk organik.

Melihat kontribusi nyata dari dua pembicara tersebut, Arif Zulkifli percaya bahwa di luar sana masih terdapat banyak generasi muda yang peduli akan masa depan lingkungan hidup.

“Apa yang disampaikan Nadine dan Rizki tadi menurut saya luar biasa karena di tengah kondisi saat ini, ternyata masih ada orang-orang yang memiliki kepedulian begitu besar terhadap lingkungan ini dan kita membutuhkan lebih banyak lagi orang-rang seperti itu,” ungkap Arif.


Peningkatan Kualitas Hidup Santri Tani
Kelompok Santri Tani Milenial adalah kelompok wirausaha sosial yang dikembangkan oleh Rizki Hamdani untuk memberdayakan perekonomian santri secara mandiri di sejumlah pondok pesantren di Jombang melalui sektor agribisnis.

Melalui wadah tersebut, Rizki ingin meyakinkan generasi muda bahwa dunia pertanian dan peternakan bisa menjadi alternatif pekerjaan pada masa depan yang dapat memberikan penghasilan yang baik. Sejumlah cara dilakukan Rizki untuk menarik minat para santri agar terlibat dalam program ini, salah satunya dengan mengajak mereka untuk melakukan simulasi beternak atau bertani.

“Para santri yang berminat akan diminta untuk membuat program dan mempresentasikannya kepada pengasuh pondok pesantren. Setelah usulannya dianggap layak, pengasuh pondok pesantren akan memberi modal untuk budidaya. Kemudian, santri itu bisa mulai membeli semua kebutuhan ternak atau taninya sendiri,” ujarnya.

Ketika panen tiba, santri akan diminta berbagi keuntungan untuk infak, badan usaha pesantren, dan investor. Keuntungan selebihnya bisa disimpan oleh para santri untuk tabungan. Jika rugi, santri tak diminta sepeser pun untuk mengembalikan modal. Rizki menilai strategi ini bisa menarik minat para santri untuk mencoba menjadi wirausaha dan menekuni pertanian dan peternakan.

Untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar, Rizki juga memutus mata rantai distribusi perdagangan yang terlalu panjang. Sebagai contoh, apabila sebelumnya para santri perlu menjual hasil panen ke pengepul, sekarang mereka bisa langsung menjualnya ke rumah pemotongan.

Dari hasil kerja kerasnya tersebut, sudah lebih dari 40 kelompok santri tani yang masing- masing beranggotakan 20 orang berhasil mencapai peningkatan pendapatan dengan omzet ratusan juta rupiah perbulan hingga Agustus tahun lalu.

Rizki berharap program Kelompok Santri Tani Milenial bisa terus berjalan di sejumlah pesantren dan bisa menjangkau lebih banyak lagi santri yang terampil dalam bidang pertanian, peternakan, dan perikanan.

Sama seperti tahun sebelumnya, SATU Indonesia Awards menjaring anak muda di seluruh penjuru Indonesia yang tak kenal lelah memberikan manfaat bagi sekitarnya. Apresiasi diberikan kepada lima anak bangsa atas setiap perjuangan di bidang Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, Teknologi serta satu kategori kelompok yang mewakili ke lima bidang tersebut.

Pada tahun ini, Astra kembali memberikan tambahan kategori apresiasi khusus pejuang tanpa pamrih di masa pandemi.

Bekerjasama dengan Tempo, Antara, Kumparan, IDN Times, dan Young On Top, 12th SATU Indonesia Awards 2021 berharap dapat menjaring lebih dari 10.000 pendaftar dengan target 80% dari pendaftar yang lolos pada seleksi administrasi tahap awal.

Penerima apresiasi tingkat nasional dan apresiasi khusus masing-masing akan mendapatkan dana bantuan kegiatan sebesar Rp60 juta serta pembinaan kegiatan.


Informasi lengkap serta pendaftaran yang dibuka hingga 2 Agustus 2021 dapat dilihat di www.satu-indonesia.com.

Semangat Rizki Hamdani bersama generasi muda lainnya dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) dan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa.


Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:

Boy Kelana Soebroto
Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk
Telp. 021-508-43-888

Tentang Astra:
PT Astra International Tbk didirikan di Jakarta pada tahun 1957 sebagai sebuah perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Inc. Pada tahun 1990, dilakukan perubahan nama menjadi PT Astra International Tbk, dalam rangka penawaran umum perdana saham Perseroan kepada masyarakat, yang dilanjutkan dengan pencatatan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan ticker ASII.

Astra telah mengembangkan bisnisnya dengan menerapkan model bisnis yang berbasis sinergi dan terdiversifikasi pada tujuh segmen usaha, terdiri dari: 1) Otomotif, 2) Jasa Keuangan, 3) Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi & Energi, 4) Agribisnis, 5) Infrastruktur dan Logistik, 6) Teknologi Informasi, dan 7) Properti.

Kegiatan operasional bisnis yang tersebar di seluruh Indonesia dikelola melalui 238 anak perusahaan, ventura bersama serta entitas asosiasi, didukung oleh 188.031 karyawan, berdasarkan data Maret 2021.

Sebagai salah satu grup usaha terbesar nasional saat ini, Astra telah membangun reputasi yang kuat melalui penawaran rangkaian produk dan layanan berkualitas, dengan memerhatikan pelaksanaan tata kelola perusahaan dan tata kelola lingkungan yang baik. Astra senantiasa beraspirasi untuk menjadi perusahaan kebanggaan bangsa yang berperan serta dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu, kegiatan bisnis Astra berupaya menerapkan perpaduan yang berimbang dalam aspek komersial bisnis dan sumbangsih non-bisnis melalui 9 yayasan yang dibinanya, juga melalui beragam program tanggung jawab sosial berkelanjutan Astra Untuk Indonesia Sehat, Astra Untuk Indonesia Cerdas, Astra Untuk Indonesia Hijau, dan Astra Untuk Indonesia Kreatif.

Astra menginisiasi program Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards yang tahun ini memasuki tahun kesebelas dan telah mengapresiasi 397 anak muda, yang terdiri dari 70 penerima tingkat nasional dan 327 penerima tingkat provinsi di lima bidang, yakni Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan

Teknologi. Beberapa penerima apresiasi tersebut telah dikolaborasikan oleh Astra dengan 116 Kampung Berseri Astra dan 755 Desa Sejahtera Astra di 34 provinsi di seluruh Indonesia.